telkomsel halo

Lintasarta integrasikan 4C dalam solusi AI End-to-End

05:59:00 | 11 Jun 2026
Lintasarta integrasikan 4C dalam solusi AI End-to-End
JAKARTA (IndoTelko) - Lintasarta memperkenalkan Intelligent Core sebagai fondasi strategis untuk mendukung transformasi digital dan adopsi AI di berbagai sektor industri. Solusi ini mengintegrasikan empat kapabilitas utama perusahaan, yakni connectivity, cloud, cybersecurity, dan collaboration-AI (4C), dalam satu ekosistem digital yang aman, terhubung, dan andal.

Dalam acara media gathering di Jakarta, Lintasarta menjelaskan bahwa Intelligent Core dirancang untuk membantu organisasi mengubah kompleksitas teknologi menjadi hasil bisnis yang terukur. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan lebih fokus pada inovasi dan pertumbuhan bisnis tanpa harus menghadapi tantangan integrasi teknologi yang semakin kompleks.

President Director & CEO Armand Hermawan mengatakan kebutuhan industri saat ini bukan hanya teknologi, tetapi fondasi yang mampu menghubungkan berbagai kapabilitas digital menjadi nilai bisnis yang nyata.

“Melalui Intelligent Core, kami membantu pelanggan mengintegrasikan infrastruktur digital dan AI dalam satu solusi yang aman, andal, dan saling terhubung, sehingga mereka dapat lebih fokus pada inovasi, pertumbuhan, dan daya saing bisnis,” ujarnya.

Intelligent Core dibangun di atas tiga prinsip utama, yakni Sovereign melalui sovereign infrastructure dan sovereign AI, Integrated melalui solusi end-to-end yang menyatukan kapabilitas 4C, serta Seamless Experience yang menghadirkan pengalaman digital yang efisien dan terintegrasi bagi pelanggan.

Sebagai implementasi, Lintasarta menghadirkan pendekatan Industry Outcome Stacks yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sektor. Melalui model ini, perusahaan bertransformasi dari penyedia layanan teknologi menjadi orkestrator infrastruktur digital industri yang menggabungkan kapabilitas digital, AI, ekosistem mitra, dan managed services.

Beragam solusi vertikal telah disiapkan, antara lain Secure Banking Stack untuk industri keuangan, Sovereign Government Stack untuk sektor pemerintahan, Smart Factory Stack untuk manufaktur, Connected Healthcare untuk layanan kesehatan, serta Omnichannel Retail bagi sektor ritel.

Saat ini Lintasarta melayani lebih dari 2.300 pelanggan korporasi dengan dukungan 74.196 jaringan yang tersebar di berbagai sektor industri di Indonesia. Skala operasional tersebut menjadi landasan bagi perusahaan untuk mengintegrasikan kapabilitas 4C dalam satu arsitektur digital yang siap mendukung kebutuhan transformasi AI nasional.

GCG BUMN
Melalui Intelligent Core, Lintasarta menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis transformasi AI bagi industri Indonesia dengan mengedepankan infrastruktur digital yang aman, terintegrasi, dan mendukung penguatan kedaulatan digital nasional. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories