JAKARTA (IndoTelko) - Free Fire World Series Southeast Asia 2026 Spring pekan keempat menghadirkan hasil berbeda bagi wakil Indonesia. EVOS Divine sukses mengamankan tiket terakhir menuju Grand Finals, sementara ONIC gagal melaju dan Shadow Esports harus terdegradasi.
EVOS Divine menjadi tim Indonesia ketiga yang lolos ke Grand Finals setelah RRQ Kazu dan Bigetron by Vitality lebih dulu mengamankan tempat pada pekan sebelumnya.
Tim berjuluk Macan Putih itu menutup babak Knockout di posisi keenam dengan total 211 poin, unggul 24 poin dari HEAVY yang berada tepat di bawah zona lolos.
Perjalanan EVOS Divine menuju Grand Finals berlangsung ketat karena harus bersaing dengan sejumlah tim Vietnam seperti P Esports, HEAVY, dan WAG. Posisi EVOS bahkan sempat terlempar dari enam besar pada hari terakhir sebelum akhirnya memastikan tiket usai rival mereka tereliminasi lebih awal di dua game penentuan.
Pemain EVOS Divine, Rasyah Rasyid mengatakan hasil tersebut menjadi pembuktian bagi timnya setelah menghadapi musim yang tidak mudah.
“Masih banyak kesalahan yang harus kami perbaiki dan itu tidak boleh terulang di Grand Finals nanti,” ujarnya.
Di sisi lain, ONIC gagal menembus enam besar setelah hanya mengumpulkan 135 poin dan finis di posisi ke-10 klasemen. Hasil itu sekaligus memastikan mereka absen dari Esports World Cup 2026cabang Free Fire.
Pemain ONIC, Adam Ramdani mengaku kecewa karena target tim sejak awal adalah mempertahankan gelar juara FFWS SEA.
Sementara itu, Shadow Esports harus menerima kenyataan turun ke Free Fire Nusantara Series 2026 Fall setelah menjadi tim Indonesia dengan poin terendah. Shadow menutup kompetisi di dasar klasemen dengan 119 poin.
Pemain Shadow Esports, Juan Daniel Titarsole menyebut pengalaman di FFWS SEA menjadi pelajaran penting untuk bangkit pada musim berikutnya.
Dengan berakhirnya babak Knockout, sebanyak 12 tim dipastikan tampil di Grand Finals FFWS SEA 2026 Spring yang akan berlangsung pada 30-31 Mei 2026 di Vietnam.
Indonesia akan diwakili oleh Bigetron by Vitality, RRQ Kazu, dan EVOS Divine untuk memperebutkan gelar juara Asia Tenggara sekaligus tiket menuju EWC 2026. (mas)