JAKARTA (IndoTelko) - Penyanyi Sam Smith memanfaatkan teknologi wireless monitoring terbaru dari Sennheiser dalam rangkaian pertunjukan residensi di Brooklyn, Warsaw hingga pembukaan kembali The Castro Theatre di San Francisco. Penggunaan sistem Spectera disebut mampu menghadirkan kualitas audio setara studio langsung di atas panggung.
Sistem Spectera merupakan teknologi wideband digital wireless dua arah pertama milik Sennheiser yang digunakan untuk mendukung kebutuhan monitoring panggung Sam Smith dan band pengiringnya. Perangkat tersebut dipilih untuk mengatasi tantangan pengelolaan frekuensi radio (RF) di area pertunjukan dengan kepadatan sinyal tinggi.
Monitor engineer Sam Smith, Saul Skoutarides, mengatakan penggunaan Spectera memberikan pengalaman audio yang jauh lebih jernih dibanding sistem analog konvensional. Menurutnya, teknologi tersebut mampu menghadirkan karakter stereo yang lebih natural tanpa noise floor maupun compander yang selama ini menjadi keterbatasan perangkat wireless generasi lama.
Ia menjelaskan, peningkatan paling terasa terdapat pada reproduksi frekuensi rendah. Pada sistem sebelumnya, suara synth-bass dan sub-patch kerap memicu respons audio yang tidak stabil. Namun pada Spectera, karakter low-end disebut terdengar lebih solid dan realistis.
Selain meningkatkan kualitas audio, sistem tersebut juga berdampak pada kenyamanan selama sesi latihan dan pertunjukan. Hilangnya noise konstan dari perangkat analog membuat tim produksi maupun performer tidak cepat mengalami kelelahan mental saat rehearsal berlangsung dalam waktu panjang.
Musical Director Sam Smith, David Odlum, disebut turut merasakan perubahan signifikan sejak hari pertama penggunaan perangkat tersebut. Menurut Skoutarides, kejernihan audio Spectera bahkan mendapat respons positif dari performer yang sebelumnya kurang nyaman menggunakan in-ear monitor.
Keunggulan lain terlihat saat produksi berlangsung di lingkungan urban padat seperti New York City. Teknologi wideband yang digunakan memungkinkan sistem tetap berjalan stabil meski berada di spektrum frekuensi yang telah dipenuhi berbagai interferensi.
Skoutarides mengungkapkan, Spectera juga mempermudah proses pengelolaan perangkat di tengah pergantian set panggung yang cepat. Sinkronisasi ulang pack dapat dilakukan otomatis ketika performer memasuki area jangkauan base station tanpa perlu konfigurasi manual yang rumit.
Dari sisi infrastruktur, penggunaan kabel Cat 5 menggantikan kabel RF konvensional dinilai membuat sistem produksi lebih sederhana dan tahan terhadap risiko kerusakan saat tur berlangsung. Integrasi MADI dan dukungan ultra-low latency juga membantu menjaga kualitas vokal dan aransemen musik tetap presisi selama pertunjukan.
Menurut Skoutarides, penggunaan Spectera menjadi perubahan besar dalam pendekatan kualitas audio live performance. Ia menyebut sistem tersebut menghadirkan ruang dan kejernihan suara yang sebelumnya sulit dicapai pada teknologi wireless tradisional.
Sementara itu, Sennheiser dijadwalkan mulai mengirimkan Spectera SKM Handheld Transmitter pada September 2026 setelah saat ini dibuka untuk tahap pre-order. (mas)