JAKARTA (IndoTelko) - Dua wakil Indonesia, Bigetron by Vitality dan RRQ Kazu, berhasil mengamankan tiket menuju Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia 2026 Spring usai tampil dominan pada pekan ketiga yang berlangsung 8-10 Mei 2026.
Bigetron by Vitality menjadi tim Indonesia pertama yang memastikan lolos setelah finis sebagai pemuncak klasemen pada hari pertama pertandingan. Strategi permainan agresif dengan kombinasi double sniper membawa tim tersebut meraih 98 poin hasil dari satu Booyah dan 59 eliminasi.
Kapten tim Bigetron by Vitality, Rapik Hidayat, mengatakan hasil tersebut menjadi pembuktian atas keraguan terhadap peluang timnya lolos ke Grand Finals. Meski demikian, ia menegaskan tim masih fokus memburu gelar juara dan akan memanfaatkan waktu persiapan untuk mempelajari kekuatan lawan.
Selain Bigetron, RRQ Kazu juga sukses menyegel tiket Grand Finals setelah tampil impresif pada hari kedua. Sempat tampil buruk di dua gim awal, RRQ Kazu bangkit dan mengumpulkan total 93 poin untuk finis di posisi pertama klasemen harian.
Performa tersebut sekaligus menjadi momen kebangkitan pemain anyar Mufazzal Wafiy Zhafran yang kembali dimainkan pada pekan ketiga. Pemain berposisi rusher itu mampu membantu RRQ Kazu tampil konsisten hingga memastikan tempat di babak final.
Sementara itu, tiga wakil Indonesia lainnya yakni ONIC, EVOS Divine, dan Shadow Esports masih harus berjuang pada pekan keempat untuk memperebutkan tiket tersisa menuju Grand Finals.
ONIC sempat membuka pertandingan terakhir pekan ketiga dengan meraih Booyah pada gim pertama, namun gagal menjaga konsistensi hingga akhir laga. EVOS Divine juga tampil agresif, tetapi kesulitan bertahan di fase late game. Sementara Shadow Esports mengalami penurunan performa dibanding hari sebelumnya.
Hasil tersebut membuat tiket lolos otomatis pada hari ketiga jatuh kepada Team Falcons dan Twisted Minds. EVOS Divine menutup hari di posisi kelima dengan 84 poin, ONIC di posisi keenam dengan 60 poin, sedangkan Shadow Esports berada di peringkat ke-10 dengan 43 poin.
Pelatih ONIC, Ahmad Fadly Masturoh, mengakui hasil tersebut belum sesuai harapan. Namun, ia optimistis timnya masih memiliki peluang untuk bangkit pada pekan terakhir.
Babak Knockout pekan keempat akan berlangsung pada 15-17 Mei 2026 dan menjadi kesempatan terakhir bagi ONIC, EVOS Divine, serta Shadow Esports untuk lolos ke Grand Finals yang digelar di Ho Chi Minh City pada 30-31 Mei 2026. Selain perebutan tiket final, pekan terakhir juga menentukan tim Indonesia yang terdegradasi ke kompetisi Free Fire Nusantara Series. (mas)