telkomsel halo

Komdigi dorong AI berbasis nilai Pancasila

05:04:00 | 26 Apr 2026
Komdigi dorong AI berbasis nilai Pancasila
JAKARTA (IndoTelko) - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan pengembangan teknologi Artificial Intelligence di Indonesia harus berpijak pada nilai-nilai Pancasila agar tidak kehilangan identitas budaya dan cara pandang bangsa.

Hal itu disampaikan Nezar dalam diskusi bersama peneliti Centre for Strategic and International Studies di kantor pusat Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat.

Menurut Nezar, pengembangan AI tidak bisa hanya bergantung pada teknologi global, tetapi harus mencerminkan norma sosial, budaya, dan nilai bangsa Indonesia. Pemerintah, lanjutnya, menginginkan AI yang berdaulat dengan tetap membawa budaya dan nilai sosial nasional.

Untuk itu, pemerintah menetapkan Pancasila sebagai norma utama yang menjadi rujukan bagi pengembang, perusahaan, maupun lembaga yang mengadopsi teknologi AI.

Pendekatan ini dinilai penting agar Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi yang dibentuk negara lain, tetapi juga mampu menghadirkan solusi yang sesuai dengan konteks sosial nasional.

Nezar mencontohkan setiap negara memiliki sistem nilai dan cara pandang berbeda yang tidak selalu dapat diterjemahkan secara utuh dalam bahasa maupun teknologi global.

Dalam konteks internasional, ia juga menyoroti dominasi negara maju dalam perkembangan teknologi yang berpotensi menjadikan negara berkembang sekadar pasar. Karena itu, Indonesia mendorong pendekatan kolaboratif agar negara berkembang dapat ikut membangun dan membentuk teknologi sesuai kebutuhan masing-masing.

Selain itu, pemerintah telah menyelesaikan penyusunan peta jalan nasional AI yang akan menjadi panduan lintas sektor. Dokumen tersebut telah diserahkan ke Sekretariat Negara dan kini menunggu penetapan sebagai peraturan presiden.

Menurut Nezar, penyusunan peta jalan AI nasional dilakukan melalui lebih dari 24 putaran diskusi yang melibatkan ratusan pemangku kepentingan dari berbagai sektor.

GCG BUMN
Melalui pendekatan berbasis nilai ini, Indonesia menargetkan pengembangan AI tidak hanya mendorong kemajuan teknologi, tetapi juga menjaga identitas budaya dan kepentingan nasional di tengah dinamika global. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories