telkomsel halo

Tren E-Wallet di Indonesia, preferensi berbeda di setiap generasi

06:39:00 | 22 Apr 2026
Tren E-Wallet di Indonesia, preferensi berbeda di setiap generasi
JAKARTA (IndoTelko) - Dompet digital (e-wallet) semakin mengukuhkan posisinya sebagai layanan fintech utama di Indonesia, dengan tingkat penetrasi lebih dari 90% di kalangan pengguna aplikasi keuangan sepanjang 2025. Kemudahan penggunaan dan luasnya ekosistem pembayaran menjadikan e-wallet sebagai bagian tak terpisahkan dari aktivitas finansial sehari-hari, mulai dari belanja hingga pembayaran tagihan.

Survei terbaru dari Jakpat yang melibatkan 1.945 responden mengungkap bahwa penggunaan e-wallet tidak lagi seragam, melainkan dipengaruhi oleh karakteristik tiap generasi—Gen Z, Milenial, hingga Gen X.

Secara umum, sekitar 60% responden menggunakan e-wallet karena kemudahan aplikasi dan transaksi. Dari sisi kepercayaan, 56% Milenial cenderung memilih layanan yang terdaftar resmi di Otoritas Jasa Keuangan. Sementara itu, Gen Z lebih tertarik pada fitur yang beragam, seperti transfer, penyimpanan dana, hingga pembayaran digital dalam satu aplikasi.

Dalam praktiknya, fungsi utama e-wallet didominasi oleh transfer uang (70%), diikuti pembayaran tagihan dan belanja online (masing-masing 64%). Milenial tercatat paling aktif menggunakan e-wallet untuk membayar tagihan, sementara Gen Z lebih banyak memanfaatkannya untuk menyimpan uang. Di sisi lain, Gen X memanfaatkan e-wallet untuk kebutuhan praktis seperti pembayaran transportasi.

Lead Researcher Jakpat, Farida Hasna, menyebut e-wallet kini telah berevolusi dari sekadar alat pembayaran menjadi kebutuhan finansial sehari-hari. Meski demikian, cara pemanfaatannya tetap berbeda antar generasi, menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Dari sisi brand, DANA menjadi e-wallet paling banyak digunakan dengan penetrasi 72%, terutama di kalangan Gen Z. GoPay menyusul di posisi kedua (60%), dengan basis pengguna lebih kuat di Milenial dan Gen X.

Untuk fitur cicilan, layanan paylater mulai menunjukkan pertumbuhan, dengan 15% responden menggunakannya. SPayLater menjadi yang paling dominan (75%), khususnya di kalangan Gen Z, diikuti GoPay Later dan DANA Cicil.

GCG BUMN
Temuan ini menunjukkan bahwa preferensi pengguna e-wallet semakin tersegmentasi, di mana setiap platform memiliki kekuatan di segmen pengguna yang berbeda. Tren ini sekaligus mencerminkan dinamika industri fintech yang semakin matang dan kompetitif di Indonesia. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories