telkomsel halo

AI dorong layanan BPJS

08:44:00 | 03 Apr 2026
AI dorong layanan BPJS
JAKARTA (IndoTelko) - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) membuka peluang kolaborasi pemanfaatan kecerdasan artifisial untuk memperkuat layanan BPJS Kesehatan yang semakin berbasis data dan real-time.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menilai pengelolaan data berskala besar seperti yang dimiliki BPJS Kesehatan tidak lagi efektif jika dilakukan secara konvensional. “Pengelolaan data dalam skala besar tidak bisa lagi manual. Datanya besar dan bergerak cepat. AI menjadi kebutuhan agar layanan publik bisa lebih cepat dan tepat,” ujarnya di Jakarta.

Untuk mendukung hal tersebut, Kemkomdigi telah menyiapkan ekosistem pengembangan talenta melalui program AI Talent Factory. Program ini dirancang untuk menghasilkan talenta siap pakai melalui pembelajaran berbasis use case nyata dan pendampingan dari industri global.

Inisiatif ini melibatkan berbagai perguruan tinggi seperti Universitas Brawijaya, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Indonesia. Selain itu, kolaborasi juga menggandeng perusahaan teknologi global seperti Google, Apple, dan Amazon, serta institusi pendidikan internasional seperti Massachusetts Institute of Technology dan University of Oxford.

Menurut Nezar, sinergi antara data dan use case dari BPJS Kesehatan dengan talenta serta ekosistem yang dimiliki pemerintah dapat langsung diimplementasikan. “Kalau BPJS Kesehatan punya use case dan data, kami punya talenta dan ekosistem. Ini bisa langsung kita kerjakan bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan Setiaji mengungkapkan bahwa pihaknya telah mulai mengembangkan sejumlah use case AI, seperti chatbot, analisis klaim, dan smart analytics. Namun, pengembangannya masih menghadapi keterbatasan, khususnya dalam pemanfaatan data dan pengembangan model.

“Chatbot kami masih sebatas pengganti FAQ. Untuk klaim juga belum bisa membaca banyak variabel. Ini yang ingin kami tingkatkan agar layanan bisa lebih cepat dan akurat,” jelasnya.

GCG BUMN
Melalui kolaborasi ini, pemerintah menargetkan peningkatan kualitas layanan BPJS Kesehatan, mulai dari respons layanan yang lebih cepat hingga proses klaim yang lebih efisien. Selain itu, pemanfaatan data kesehatan diharapkan semakin optimal untuk mendukung kebijakan berbasis bukti sekaligus memperkuat kapasitas internal melalui transfer pengetahuan dan pengembangan talenta digital. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories