telkomsel halo

AP II eksekusi rebalancing capacity terminal di Bandara Soekarno-Hatta

03:01:48 | 04 Dec 2022
AP II eksekusi rebalancing capacity terminal di Bandara Soekarno-Hatta
JAKARTA (IndoTelko) - Penerbangan rute internasional di bandara-bandara PT Angkasa Pura II (AP II) pada dua bulan terakhir yakni Oktober dan November 2022 sangat bergairah.

Pada dua bulan itu pergerakan penumpang rute internasional tercatat paling tinggi sepanjang tahun ini, yakni Oktober 2022 mencapai 1,04 juta penumpang dan November 2022 sebanyak 990.305 penumpang. Penumpang di Oktober lebih tinggi sedikit dibandingkan dengan November karena jumlah hari yang lebih banyak (31 hari). 

Penumpang internasional tembus 1 juta orang/bulan ini juga merupakan yang pertama kali sejak pandemi pada Maret 2020. 

Secara tren, peningkatan permintaan rute internasional terjadi cukup cepat tahun ini. Pada Januari jumlah penumpang internasional di bandara AP II masih 100.000 orang, kemudian Oktober sudah menembus 1 juta orang. 

Adapun pada 2021 secara rata-rata jumlah penumpang internasional di bandara AP II hanya sekitar 100.000 orang per bulan. 

“Penerbangan internasional masuk periode pemulihan pada tahun ini, dan AP II bersama stakeholder berkolaborasi erat untuk mengakomodir permintaan yang meningkat cepat. Di dalam mengakomodir permintaan tersebut, AP II dan stakeholder tetap mengutamakan protokol perjalanan internasional di tengah pandemi sesuai regulasi yang berlaku,” ujar President Director AP II Muhammad Awaluddin.

Dari total penumpang internasional di bandara AP II, mayoritas yakni mencapai sekitar 85% melakukan penerbangan dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta. 

Adapun 5 rute internasional tersibuk di Bandara Soekarno-Hatta pada November 2022 adalah dari dan ke Singapura, Kuala Lumpur (Malaysia), Jeddah dan Madinah (Arab Saudi), serta Penang (Malaysia).

“Jeddah dan Madinah masuk menjadi rute tersibuk seiring peningkatan perjalanan ibadah umrah. Secara umum, penerbangan internasional mengalami peningkatan di Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Muhammad Awaluddin.

Muhammad Awaluddin menuturkan, dengan melihat tren peningkatan yang di penerbangan internasional maka AP II melakukan persiapan untuk menghadapi permintaan ke depannya.

“AP II bersama stakeholder mampu mengakomodir permintaan penerbangan internasional yang tinggi di Bandara Soekarno-Hatta, dan kini AP II akan melakukan Rebalancing Capacity Terminal Tahap II di Bandara Soekarno-Hatta guna menjaga aspek operasional dan pelayanan, serta juga mengakomodir permintaan yang ada ke depannya,” ungkap Muhammad Awaluddin. 

Program Rebalancing Capacity Terminal ini adalah upaya AP II melakukan distribusi operasional penerbangan secara merata sehingga terminal penumpang di Bandara Soekarno-Hatta dapat optimal dalam memberikan pelayanan. 

Rebalancing Capacity Terminal Tahap I di Bandara Soekarno-Hatta sudah dilakukan per 1 September 2022, di mana mulai tanggal tersebut penerbangan umrah Lion Air sebanyak 8 penerbangan/hari pindah dari Terminal 3 ke Terminal 2F.

Kemudian, Rebalancing Capacity Terminal Tahap II akan mulai dilakukan per 7 Desember 2022 di mana penerbangan internasional Lion Air Group yakni Lion Air, Batik Air, Malindo Air dan Thai Lion berpindah dari Terminal 3 ke Terminal 2F.

Rebalancing
Director of Operation AP II Muhamad Wasid menuturkan melalui Rebalancing Capacity Terminal Tahap II maka pada akhir Desember 2022 ini akan berpindah sebanyak 40 penerbangan internasional (take off dan landing) per hari dengan sekitar 6.000 penumpang dari Terminal 3 ke Terminal 2F.

“Melalui Rebalancing Capacity Terminal Tahap II, sekitar 30% penerbangan internasional akan pindah dari Terminal 3 ke Terminal 2F. Rebalancing Terminal Capacity dilakukan secara bertahap untuk mengakomodir penerbangan internasional di Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Muhamad Wasid.

Director of Commercial & Service AP II M. Rizal Pahlevi menuturkan Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta sangat siap melayani penerbangan internasional sejalan dengan revitalisasi yang dilakukan.

“Revitalisasi membuat kapasitas penumpang khusus di Terminal 2F meningkat dari sebelumnya 3 juta penumpang/tahun menjadi 6 juta penumpang/tahun. Seluruh fasilitas pelayanan dan komersial sudah disiapkan di Terminal 2F untuk mendukung penerbangan internasional. Rebalancing Terminal Capacity ini membuat aspek pelayanan kepada penumpang pesawat dan pengunjung bandara dapat tetap terjaga, dan AP II dapat memberikan pelayanan yang optimal.”

Di tengah pemulihan penerbangan, AP II memastikan aspek operasional, pelayanan,  keamanan dan keselamatan menjadi prioritas utama bagi seluruh penumpang pesawat dan pengunjung bandara.(wn)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom DES
More Stories
Data Center Service Provider of the year