Telkom Marketing 2
Telkom Marketing 2
blanja 2019
telkomsel halo

Fortinet antisipasi ancamanan keamanan untuk 5G

09:27:04 | 31 Mar 2019
Fortinet antisipasi ancamanan keamanan untuk 5G
telkomsat
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Munculnya jaringan 5G diketahui akan memiliki dampak besar pada mobilitas dan transformasi digital.

Koneksi digital dapat diperluas secara menyeluruh ke setiap aspek kehidupan manusia dengan bantuan jaringan ini.

Beberapa hal yang baru-baru ini mencuat dan terdengar sangat futuristik seperti AR/VR, smart city, ultralow latency, bandwith, danspeed jugaakan terasa lebih komplit, layaknya puzzle yang menemukan potongan terakhirnya dengan adanya 5G.

5G juga dipercayai membuat penyedia jaringan seluler menjadi salah satu bisnis yang aman.

Bisnis tersebut akan memiliki peluang yang lebih besar dalam bidang IoT seperti otomasi manufaktur, telemetri industri, sistem tanggap darurat, operasi robot, streaming video 4K UHD, dan banyak lagi.

Namun ibarat pohon, semakin tinggi berdiri maka semakin kencang pula angin yang menerjang. Kecanggihan 5G pun diiringi dengan semakin canggihnya serangan siber yang akan muncul untuk menyerang para usernya.

“Seiring dengan banyaknya manfaat yang akan didapatkan dengan hadirnya jaringan ini, potensi kerusakan yang ditimbulkan oleh penjahat siber pun akan semakin canggih terutama pada infrastruktur jaringan inti dari 5G. Casing penggunaan layanan baru ini memerlukan kemampuan dari firewall yang stateful, dengan kapasitas dan keandalan untuk memenuhi Service Level Agreement (SLA) pada waktu kerja dan kualitas pengalaman,” ungkap Executive Vice President, Products and Solutions, Fortinet John Maddison dalam keterangan kemarin.

Penyedia jaringan seluler diharapkan dapat meningkatkan cyber security mereka agar bisa mengoptimalkan biaya peluncuran dan pengoperasian layanan baru serta peluang pendapatan, mengurangi ancaman lanjutan, dan mencapai tujuan tingkat layanan.  

Fortinet telah menyiapkan beberapa produknya untuk membantu penyedia jaringan seluler menjaga bisnisnya ketika ingin memperluas jaringan mereka menjadi 5G.

1. Perlindungan canggih untuk jaringan inti seluler dan cloud telekomunikasi:Didukung oleh Teknologi SPU Virtual Fortinet, Fungsi Jaringan Virtual FortiGate (VNF) memberikan peningkatan signifikan dalam kinerja keamanan aplikasi melalui optimalisasi pemrosesan keamanan inovatif dan teknologi akselerasi pemrosesan paket terbaru.

VNF juga memiliki jejak kecil, boot dalam hitungan detik, dan membutuhkan lebih sedikit penyimpanan, memungkinkan penyedia layanan untuk melindungi jaringan virtual dan biaya platform cloud secara efektif. Lebih lanjut, Seri Firewall Next-Generation FortiGate 7000-siap 5G dengan akselerasi SPU menyediakan fitur dan fungsi keamanan operator dengan inspeksi SSL terkemuka dan kinerja keamanan aplikasi untuk perlindungan inline total.

Bersama-sama, solusi Fortinet ini memberikan skala dan kapasitas terbaik di industri untuk melindungi infrastruktur 5G dari serangan lapisan aplikasi canggih dan sejumlah besar serangan DoS yang berasal dari luar atau di dalam inti seluler atau jaringan telekomunikasi.

2. Fortinet menawarkan integrasi ekosistem yang luas dengan vendor NFV dan SDN terkemuka untuk infrastruktur virtual. Untuk memastikan keamanan end-to-enddengan layanan 5G yang inovatif seperti jaringan slicingdan multi-access edge computing(MEC), VNFs harus disampaikan secara dinamis, digunakan dengan cepat, dan tersedia di mana pun saat diperlukan pada jaringan.

Untuk penyebaran dan pemanfaatan sumber daya keamanan yang efisien dan gesit ini, Fortinet memberikan integrasi dengan penyedia platform NFV seperti Lenovo, sistem orkestrasi NFV (MANO) dari Amdocs, Ericsson, Ciena, UBiqube, NoviFlow dan pengontrol SDN seperti VMware NSX, Nokia Nuage, dan Cisco ACI, dan NoviFlow.

3. Visibilitas inti dan kontrol untuk layanan IoT pada cloud edge:Perangkat IoT skala besar umumnya didasarkan pada sistem operasi yang ringan, yang menawarkan fitur keamanan minimal, oleh karena itu mereka rentan terhadap pembajakan dan serangan botnet.

Untuk menghilangkan risiko bisnis, data dari titik akhir ini dan perangkat itu sendiri membutuhkan perlindungan lengkap. Lebih lanjut, penyedia layanan yang menawarkan layanan IoT melalui platform cloudperlu memastikan isolasi multi-tenant, keamanan VM dan / atau kontainer, dan perlindungan aplikasi web. Fortinet FortiGate NGFW VNF dan FortiWeb WAF VNF melindungi platform cloud edge.

Telkom Marketing 2
FortiSIEM memberikan visibilitas lengkap melalui analisis keamanan yang berkorelasi dan visibilitas lengkap untuk melacak perangkat IoT sementara FortiGate memiliki kemampuan untuk mempelajari dan membuat profil semua perangkat yang terhubung, dan menerapkan kontrol granular pada berbagai kelas IoT.

Dengan kemampuan Fortinet tersebut, penyedia jaringan seluler dapat menyadari keamanan canggih Fortinet dan sistem kinerja tinggi mampu menawarkan mereka visibilitas operator seluler, ditingkatkan melalui analitik yang komprehensif dan berkorelasi, kemampuan untuk menggagalkan ancaman keamanan eksternal dan internal yang kompleks yang berdampak pada infrastruktur dan layanan jaringan dalam skala besar.

Angkasa Pura 2
Sehingga usaha operator dalam memperluas jaringan menjadi 5G bisa berjalan dengan mulu dan ancaman yang datang terminimalisir.(wn)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma