Telkom Marketing
Telkom Marketing
blanja 2019
telkomsel halo

Memahami aturan Twitter soal pelaporan konten

05:05:17 | 03 Mar 2019
Memahami aturan Twitter soal pelaporan konten
telkomsat
JAKARTA (IndoTelko) - Twitter merupakan platform untuk melihat dan mendiskusikan apa yang sedang terjadi di dunia. Sebagai platform publik, Twitter memungkinkan penggunanya melihat sebuah isu atau topik dari berbagai sudut pandang.

Namun, seperti layaknya di kehidupan nyata, terkadang orang memiliki sudut pandang yang mungkin berbeda, kontroversial atau bahkan menyinggung orang lain.

Kebebasan berpendapat dan berekspresi adalah bagian dari karakter utama Twitter dan platform ini ingin agar pengguna dapat mengekspresikan diri mereka secara terbuka. Namun, Twitter memberlakukan batasan tegas terhadap jenis konten dan perilaku yang diperbolehkan di Twitter, seperti yang termaktub di dalam Peraturannya.

Hal paling penting yang harus  dilakukan adalah melaporkannya. Pelaporan membantu Twitter untuk mengetahui, bahwa ada masalah yang sedang terjadi. Hal tersebut juga membantu menciptakan dan menjaga percakapan yang lebih sehat di Twitter untuk jangka panjang.

Twitter dapat menindaklanjuti Tweet dari akun pribadi, Direct Message, atau dari beberapa akun. Beberapa hal umum yang dilaporkan di antaranya adalah spam, konten yang abusif atau berbahaya, peniruan identitas, pelanggaran hak cipta, atau pelanggaran merek dagang.

Cara melaporkan Tweet:
1. Kunjungi Tweet yang ingin Anda laporkan.
2. Klik ikon pada sudut kanan atas Tweet.
3. Pilih Report Tweet.

Beberapa hal yang perlu diingat
1. Me-Retweet konten yang mungkin melanggar Peraturan Twitter atau membagikan screenshots hanya akan menjadikan konten tersebar lebih luas dan memberikan visibilitas kepada lebih banyak orang. Hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah melaporkannya.

2. Melakukan Tag terhadap karyawan Twitter atau akun perusahaan Twitter tidak dapat mempercepat proses pelaporan.

Twitter telah mengembangkan proses khusus dan memiliki tim internasional yang terlatih dalam menerapkan Peraturan Twitter. Jika Anda melakukan Tag karyawan atau akun, alih-alih melaporkan, tim peninjau kami mungkin tidak melihatnya dan besar kemungkinan tidak dapat mengambil tindakan tepat waktu.

Apa yang terjadi jika Pengguna melapor?
Twitter menggabungkan peninjauan manusia dan teknologi untuk membantu menerapkan peraturan. Tim Twitter memantau dan menanggapi laporan setiap saat; serta mampu menanggapi laporan dalam berbagai bahasa. Tim Twitter telah melalui pelatihan mendalam tentang kebijakan-kebijakan Twitter dengan mempertimbangkan kondisi sosial dan politik, konteks lokal, serta budaya setempat saat ini.

Jika ada akun atau Tweet yang melanggar Peraturan Twitter, ada beberapa opsi tindakan yang dapat dilakukan. Mulai dari membatasi visibilitas Tweet, mengharuskan pengguna untuk menghapus Tweet, atau menempatkan akun dalam mode read-only.

Sedangkan, untuk pelanggaran yang lebih serius atau berulang, Twitter akan menutup akun secara permanen.

Jika akun pengguna dikunci karena melanggar peraturan, Twitter akan memberitahukan kepada pemilik akun terkait Tweet yang melanggar dengan penjelasan akan jenis kebijakan yang telah dilanggar. Twitter juga akan menyediakan riwayat pelaporan yang pernah dilaporkan oleh pelapor dan menginformasikan hasil dari laporan tersebut -apakah suatu Tweet melanggar atau tidak- kepada pelapor.

Telkom Marketing
Apa yang terjadi jika jenis tindakan yang Anda laporan ternyata tidak melanggar Peraturan Twitter?
Ketika Twitter meninjau Tweet atau akun yang melanggar, konteks menjadi hal penting, dan ada berbagai faktor yang dipertimbangkan oleh tim platform tersebut.

Contohnya: apakah tindakan tersebut ditujukan pada individu, atau sekelompok orang? Apakah laporan tersebut dibuat oleh korbannya langsung atau orang lain yang menyaksikan pelanggaran tersebut? Apakah pemilik akun memiliki riwayat melakukan pelanggaran kebijakan? Seberapa parah pelanggaran tersebut?

Angkasa Pura 2
Jadi, bijaklah dalam menuangkan opini di Twitter.(pg)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma