Token Service tawarkan loyalty reward berbasis blockchain

08:59:20 | 22 Okt 2018
Token Service tawarkan loyalty reward berbasis blockchain
ilustrasi
JAKARTA (IndoTelko) - Token Service (TSV) menawarkan loyalty reward berbasis teknologi blockchain.

Founder Token Service Rejive Dewangga, menjelaskan, Token Service merupakan layanan reward dari merchant (pelaku usaha) untuk konsumennya. Menariknya, reward yang diberikan bukan berupa poin atau voucher, tapi aset digital yang dapat dikonversi menjadi rupiah atau bitcoin di platform marketcrypto.

"Jadi konsumen yang bertransaksi di aplikasi dan merchant akan mendapatkan reward Token Service yang bisa diuangkan. Pola ini sama seperti deposito di bank, hanya saja mengubah aktivitasnya lebih produktif melalui transaksi digital, sejauh ini aplikasi untuk penjualan produk merchant akan segera kami release setelah penjualan Token Service selesai" kata Rejive.

Token Service secara resmi melakukan penjualan token awal (Initial Token Sale) di web resminya tokenservice.id dan mulai Januari 2019, Token Service dapat diperjualbelikan di platform marketcrypto.

Teknologi ini diimplementasikan ke sebuah platform belanja online dan merchant-merchant offline.

Rejive yang sudah 3 tahun menekuni dunia digital marketing tersebut menambahkan, teknologi blockchain membuat transaksi lebih aman dari serangan hacker maupun kecurangan. Teknologi ini juga transparan karena melaporkan tiap transaksi ke semua pengguna suatu jaringan.

"Kalau sistem yang konvensional kan rawan serangan hacker. Tentu kondisi itu bisa merugikan merchant maupun konsumen," terangnya.

Rejive optimis, Token Service dapat diterima para pelaku usaha maupun konsumen, karena memberi keuntungan ke kedua belah pihak.

"Untuk pelaku usaha tentu mendapat pelanggan yang loyal karena setiap aktivitas pembelian diberikan reward, ini juga berpotensi meningkatkan transaksi, berpotensi mendapat konsumen baru, dan menghemat biaya marketing," terangnya.

Rejive juga menambahkan bahwa Token Service mendukung inklusi keuangan, gerakan non-tunai dan menambah minat belanja masyarakat. "Ini membuat membuat ekosistem cashless berkelanjutan, membuat perekonomian berjalan baik, karena dengan tingginya nilai beli masyarakat, proses produksi juga akan lebih tinggi," ujar Rejive.(wn)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait