Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
telkomsel halo

Bhinneka.com Bidik Omzet Tumbuh 40%

12:10:08 | 18 Feb 2014
Bhinneka.com Bidik Omzet Tumbuh 40%
Ilustrasi (Dok)
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) - Toko online Bhinneka.com membidik omzet sebesar Rp 840 miliar selama  2014 atau  naik 40% dibandingkan tahun 2013 sebesar Rp 600 miliar.  

Founder and Chief Executive Officer (CEO) Bhinneka.com, Hendrik Tio mengungkapkan, toko online yang dibesutnya  setiap hari memiliki sekitar 165 ribu pengunjung atau per bulan mencapai 25 juta page views.

“Bermula dengan modal Rp 100 juta dengan 12 staf,  kini omzet kami lebih dari Rp 600 miliar dengan 532 karyawan," katanya.

Saat ini Bhinneka.com telah memiliki fasilitas kantor seluas 5.000 meterpersegi (m2). Toko online ini juga menjual 50.000 jenis produk dan telah menggandeng 2.000 mitra bisnis berskala besar maupun UKM di Indonesia.

Menurutnya, pertumbuhan omzet dobel digit bisa  diraih tahun ini karena  terdapat beberapa momentum pemasaran yang bisa dioptimalkan,salah satunya adalah ajang Piala Dunia 2014 dan Pemilu.

"Kalau soal depresiasi rupiah itu tidak terlalu berdampak terhadap penjualan produk telekomunikasi perseroan, sebab 99% produk perseroan dibeli dari distributor lokal, hanya 1% yang diimpor. Namun, kami akan melakukan penyesuaian harga jual, berdasarkan pelemahan kurs rupiah saat ini," katanya.

Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
Diungkapkannya, penjualan notebook berkontribusi terbesar bagi total omzet  yakni sekitar 17%. Selebihnya, sekitar 83%,  terbagi atas berbagai macam produk, seperti gadget, aksesoris gadget, dan server. Pada tahun ini perseroan memperkirakan penjualan notebook dapat tumbuh 20%.

"Berdasarkan pengalaman perseroan pada 2009, kami meraih pertumbuhan penjualan hingga 45%, meski saat itu ada pemilu. Dengan event besar tersebut, justru belanja produk IT akan semakin besar, karena banyak tim kampanye membeli notebook dan server," katanya.

Bakti
Pada tahun ini juga, Bhinneka akan memperluas offline store di tiga kota, yakni di Bandung, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Surabaya. Sebelumnya perseroan memiliki enam offline store di Jakarta.(ak)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom DES
More Stories
Data Center Service Provider of the year
Financial Analysis
XL kurangi kepemilikan di PDGDC