Telkom Marketing 2
Telkom Marketing 2
blanja 2019
telkomsel halo

Bisnis Model OTT di Indonesia Masih Meraba

16:13:22 | 17 Dec 2012
Bisnis Model OTT di Indonesia Masih Meraba
Ilustrasi (Dok)
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (indotelko) – Bisnis model Over The Top (OTT) di Indonesia masih meraba sehingga belum bisa diharapkan menjadi revenue streaming utama bagi penyedia akses.

“Belum ada yang proven tentang bisnis model OTT ideal. Di setiap Negara itu berbeda-beda. Kalau di lihat di Indonesia, penyedia akses yang bermain OTT itu masih meraba,” ungkap Direktur Operasional dan Pengembangan First Media Dicky Moechtar usai paapran publik belum lama ini.

OTT adalah pemain yang identik sebagai pengisi pipa data milik operator. Para pemain OTT ini dianggap sebagai bahaya laten bagi para operator karena tidak mengeluarkan investasi besar, tetapi mengeruk keuntungan di atas jaringan milik operator.

Dijelaskan Dicky, First Media sendiri tengah mengembangkan OTT dengan menawarkan  First Media Live mulai 10 Agustus 2012 lalu.

 First Media Live adalah produk inovasi terdepan dan terbaru dari First Media untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup digital pelanggan dengan memberikan tayangan streaming digital langsung berkualitas yang dapat dinikmati di mana saja dan kapan saja melalui beragam media seperti PC, Laptop, Smartphone dan Tablet.

Link Net adalah anak usaha yang ditunjuk First Media untuk mengelola layanan baru ini.

“First Media Live itu untuk mengantisipasi kebiasaan orang menonton di third screen alias tablet dan laptop. Kita coba tawarkan killer application liga Inggris. Secara pengunjung lumayan respons-nya ada sekitar 50 ribu teregister,” katanya.

Namun, menurutnya angka itu belum ideal. “Kalau kita lihat ternyata orang menonton bola itu lebih senang bersama komunitasnya dan di layar lebar. Kita akan terus mencari killer apps lainnya,” katanya.

Ditegaskannya, perseroan tak akan kapok mengembangkan OTT karena bisnis ini harus dijalani. “Ini masalah waktu, kalau tidak ikut bermain kala OTT booming kita ketinggalan. Setidaknya sekarang kita bisa belajar tentang OTT ini,” katanya.(ct)
 

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
atta 300 x 250.gif
More Stories
telkom sigma