Telkom latih 59 guru dan 537 siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo

07:58:00 | 25 Okt 2026
Telkom latih 59 guru dan 537 siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo
JAKARTA (IndoTelko) - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memperkuat dukungan terhadap pendidikan digital melalui program Connect.in-Spirasi: Yogyakarta Chapter 2026 di Sekolah Rakyat Terpadu Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 2223 Oktober 2026.

Berkolaborasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) RI, program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) Telkom ini melibatkan 59 guru dan 537 siswa. Kegiatannya mencakup pelatihan tenaga pendidik, pembelajaran interaktif, sesi inspirasi, serta penyaluran bantuan sarana pendidikan.

Direktur Utama Telkom, Nanang Hendarno, mengatakan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan perlu disertai peningkatan kompetensi guru dan pendampingan siswa agar manfaat transformasi digital dapat dirasakan secara lebih luas.

Menurutnya, dukungan terhadap pendidikan tidak hanya berupa penyediaan teknologi, tetapi juga penguatan kemampuan tenaga pendidik dan perluasan kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan potensi.

Rangkaian kegiatan dimulai pada 22 Oktober melalui Training of Trainers (ToT) bagi 59 guru. Peserta mendapatkan pengenalan dan demonstrasi platform pembelajaran digital PIJAR serta materi pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) untuk mendukung proses belajar-mengajar.

Pada 23 Oktober, program Telkom Mengajar menjangkau 537 siswa. Karyawan TelkomGroup terlibat sebagai sukarelawan pendidikan dengan memberikan materi sesuai jenjang pendidikan. Siswa SD hingga SMP mengikuti pembelajaran sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM), sedangkan siswa SMA mendapatkan materi Digital Awareness untuk meningkatkan pemahaman mengenai penggunaan ruang digital secara bijak.

Selain pembelajaran di kelas, TelkomGroup menghadirkan sesi inspirasi melalui program Telkom Peduli. Kegiatan ini melibatkan sejumlah tokoh dari berbagai bidang untuk berbagi pengalaman dan memperluas wawasan siswa mengenai pendidikan, karier, serta peluang masa depan.

Salurkan Bantuan Pendidikan dan Teknologi

Dukungan TelkomGroup juga diwujudkan melalui penyaluran buku bacaan untuk perpustakaan, paket alat sekolah, perangkat penyimpanan data bagi guru berupa hard disk dan flash disk, voucher Telkomsel, serta paket pembelajaran STEM.

Telkom turut mendukung ekosistem pendidikan digital melalui platform PIJAR dan konektivitas internet Indibiz. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu guru mengembangkan metode pembelajaran dan memperluas akses siswa terhadap sumber belajar digital.

Program ini dihadiri antara lain oleh Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Teknologi Kesejahteraan Sosial, Robben Rico; Senior Director Legal PT Danantara Asset Management, Inosentius Samsul; Gusti Kanjeng Ratu Bendara; Direktur Legal & Compliance Telkom, Andy Kelana; serta Kepala Sekolah Rakyat Terpadu Kulon Progo, Agus Ristanto.

Dalam kesempatan tersebut, Robben Rico mengapresiasi kolaborasi Telkom dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan di Sekolah Rakyat. Sinergi pemerintah dan BUMN dinilai berperan dalam memperluas akses pendidikan sekaligus membantu siswa mengembangkan keterampilan.

TelkomGroup juga membagikan tas suvenir ramah lingkungan yang berasal dari pengolahan kembali material melalui program TESA Dropbox. Material tersebut dikumpulkan dari lebih dari 21 titik kantor Telkom di berbagai wilayah Indonesia dan diolah melalui proses upcycling.

Melalui Connect.in-Spirasi, Telkom berupaya memperkuat ekosistem pendidikan yang inklusif melalui peningkatan kompetensi guru, pemanfaatan teknologi digital, dan kolaborasi lintas sektor. Program ini sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia agar lebih siap menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan masa depan. (mas)

Artikel Terkait