telkomsel halo

ShopeePay gandeng BI dorong adopsi QRIS

07:41:00 | 17 Sep 2026
ShopeePay gandeng BI dorong adopsi QRIS
JAKARTA (IndoTelko) - Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) terus meluas dan semakin lekat dengan aktivitas transaksi masyarakat. Kondisi ini turut membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk menyediakan metode pembayaran digital yang lebih praktis bagi pelanggan.

Bank Indonesia (BI) mencatat, dari 45,46 juta merchant QRIS, sebanyak 96,69% merupakan pelaku UMKM. Data tersebut menunjukkan besarnya peran usaha mikro dan kecil dalam perkembangan ekosistem pembayaran digital nasional.

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Fitria Irmi Triswati mengatakan pertumbuhan QRIS merupakan bagian dari upaya membangun sistem pembayaran yang inklusif, efisien, aman, dan terintegrasi.

“Perkembangan QRIS merupakan bagian dari upaya Bank Indonesia untuk membangun ekosistem pembayaran digital yang semakin inklusif, efisien, aman, dan terintegrasi,” ujar Fitria dalam acara “Cara Baru Manfaatkan QRIS: Pengguna & Pengusaha UMKM Pasti Untung” di Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Menurutnya, dominasi UMKM dalam jumlah merchant QRIS memperlihatkan bahwa digitalisasi pembayaran telah menjangkau lapisan usaha yang lebih luas.

Perkembangan tersebut juga mengubah kebiasaan masyarakat. QRIS kini tidak hanya ditemukan di pusat perbelanjaan atau merchant berskala besar, tetapi juga semakin umum digunakan di warung, tempat makan, minimarket, hingga usaha kecil di lingkungan sekitar.

CEO & Editor in Chief Warta Ekonomi Muhamad Ihsan mengatakan meluasnya penggunaan QRIS membuat pembayaran digital semakin dekat dengan aktivitas sehari-hari masyarakat.

Bagi pengguna ShopeePay, Mursid, QRIS menjadi salah satu metode pembayaran yang kerap digunakan untuk kebutuhan harian, mulai dari makan, minum kopi, berbelanja hingga transaksi di warung.

“Sekarang QRIS sudah semakin mudah ditemui di manapun. Tidak cuma di Cirebon tempat saya tinggal, tapi di kota-kota lainnya. Saya sendiri sering pakai untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Mursid.

Seiring pertumbuhan tersebut, ShopeePay menghadirkan kampanye “Bayar QRIS Pasti Cashback s.d. Rp100.000” yang berlaku di merchant QRIS, termasuk UMKM, warung, tempat makan, minimarket, dan sejumlah layanan lainnya. Cashback diberikan dalam bentuk saldo ShopeePay dan penggunaannya mengikuti syarat dan ketentuan program.

Presiden Direktur ShopeePay Indonesia Eka Nilam Dari mengatakan pihaknya ingin mendorong agar transaksi QRIS tidak hanya memberikan kemudahan pembayaran, tetapi juga menghadirkan manfaat tambahan bagi pengguna dan merchant.

“Seiring penggunaannya yang terus berkembang, kami ingin semakin banyak pengguna dan pelaku usaha merasakan kemudahan yang ditawarkan, sekaligus mendapatkan manfaat lebih dari transaksi sehari-hari,” kata Eka.

ShopeePay juga menyediakan sejumlah pilihan sumber dana untuk pembayaran QRIS, mulai dari Saldo ShopeePay, SPayLater, SeaBank, hingga kartu debit dan kartu kredit, sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain memperluas pilihan pembayaran, ShopeePay turut mengadopsi inovasi dalam ekosistem QRIS, termasuk QRIS Tap berbasis NFC dan QRIS Antarnegara. Kehadiran fitur tersebut memperluas penggunaan QRIS, termasuk untuk kebutuhan transaksi masyarakat Indonesia ketika berada di luar negeri.

GCG BUMN
Dengan semakin luasnya penerimaan QRIS, kolaborasi antara regulator, penyedia jasa pembayaran, merchant, dan pengguna menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem transaksi digital. Bagi UMKM, perkembangan ini sekaligus membuka peluang untuk menjangkau konsumen yang semakin terbiasa menggunakan pembayaran non-tunai. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories