telkomsel halo

Cloudflare perkuat kontrol AI perusahaan

05:57:00 | 09 Aug 2026
Cloudflare perkuat kontrol AI perusahaan
JAKARTA (IndoTelko) Cloudflare memperkenalkan Identity-Aware AI Gateway untuk membantu perusahaan mengawasi penggunaan kecerdasan buatan (AI), mengendalikan akses, dan mengelola biaya layanan AI di lingkungan kerja.

Solusi tersebut memungkinkan tim teknologi informasi (TI) dan keamanan mengetahui pengguna layanan AI, permintaan yang dikirimkan, serta biaya yang muncul secara real-time tanpa mengganggu aktivitas pengguna.

Cloudflare menilai peningkatan adopsi AI di perusahaan menimbulkan tantangan baru berupa lonjakan biaya dan risiko kebocoran data. Informasi sensitif, seperti kredensial, dokumen internal, dan data karyawan, dapat terkirim ke layanan AI eksternal tanpa pengawasan yang memadai.

Cloudflare menyebut sejumlah perangkat pengelolaan AI sebelumnya hanya dapat membatasi penggunaan secara keseluruhan dalam satu akun. Pendekatan tersebut membuat perusahaan kesulitan mengidentifikasi sumber biaya dan aktivitas pengguna yang mendorong peningkatan konsumsi.

Direktur Teknologi Cloudflare, Dane Knecht, mengatakan perusahaan perlu menjaga keseimbangan antara keamanan dan fleksibilitas dalam pemanfaatan AI.

“Ketika keamanan terlalu membatasi, inovasi dapat terhambat. Dengan menghubungkan kontrol akses langsung ke AI Gateway, perusahaan mendapatkan kebebasan menggunakan berbagai model AI sekaligus tetap memiliki visibilitas, kontrol, dan pengelolaan biaya yang dibutuhkan,” ujar Dane.

Identity-Aware AI Gateway bekerja bersama fitur User Insights untuk menganalisis pola penggunaan AI oleh pengguna maupun sistem otomatis. Teknologi tersebut dapat mendeteksi aktivitas tidak biasa, termasuk lonjakan penggunaan secara tiba-tiba atau penggunaan model AI berbiaya tinggi untuk pekerjaan sederhana.

Cloudflare juga menyediakan kontrol berbasis identitas melalui integrasi dengan penyedia identitas perusahaan dan infrastruktur Zero Trust. Setiap permintaan AI dapat dikaitkan dengan pengguna atau perangkat yang telah terverifikasi.

Selain itu, Cloudflare menyediakan pengelolaan terpusat terhadap lalu lintas AI perusahaan. Kemampuan tersebut mencakup pengurangan biaya melalui penyimpanan permintaan berulang, pembatasan penggunaan, serta penyaringan otomatis data sensitif sebelum informasi dikirim ke penyedia AI eksternal.

Security Engineer Flexport, Max Baumgarten, mengatakan penggunaan kunci API bersama membuat perusahaan kesulitan mengidentifikasi pengguna layanan AI dan menerapkan kebijakan keamanan.

“Dengan menempatkan Cloudflare Access di depan AI Gateway, setiap permintaan memiliki identitas yang terautentikasi sehingga perusahaan dapat menerapkan kebijakan akses yang sudah ada tanpa perlu membangun sistem autentikasi baru,” ujarnya.

GCG BUMN
Cloudflare menargetkan Identity-Aware AI Gateway dapat membantu perusahaan mempercepat adopsi AI dengan tetap menjaga keamanan data, transparansi penggunaan, dan efisiensi biaya. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories