telkomsel halo

Alibaba hadirkan Qwen3.8-Max untuk dorong era AI Agent

08:07:00 | 06 Aug 2026
Alibaba hadirkan Qwen3.8-Max untuk dorong era AI Agent
JAKARTA (IndoTelko) - Alibaba resmi memperkenalkan Qwen3.8-Max, model kecerdasan buatan (AI) terbaru yang menjadi model terbesar dalam keluarga Qwen. Model ini membawa kapasitas 2,4 triliun parameter dengan kemampuan pemrosesan konteks hingga 1 juta token untuk menangani berbagai kebutuhan komputasi tingkat lanjut.

Qwen3.8-Max dirancang sebagai model AI multimodal yang mampu mengolah teks sekaligus informasi visual. Model ini diklaim memiliki kemampuan tinggi dalam pengembangan kode, riset, analisis data, serta penyelesaian pekerjaan kompleks yang membutuhkan proses panjang.

Dalam sejumlah pengujian, Qwen3.8-Max menempati peringkat kelima di Text Arena dan posisi kedua di Vision Arena. Model ini kini tersedia bagi pengembang global melalui API di Alibaba Cloud Model Studio, sementara model weights akan tersedia dalam waktu dekat.

Selain itu, pengguna juga dapat mencoba kemampuan Qwen3.8-Max melalui QwenWork, platform AI agent terbaru Alibaba yang dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas profesional.

Gunakan Arsitektur MoE untuk Tingkatkan Efisiensi

Meski memiliki ukuran model yang sangat besar, Qwen3.8-Max menggunakan pendekatan arsitektur Sparse Mixture-of-Experts (MoE) yang dikombinasikan dengan mekanisme hybrid attention.

Teknologi tersebut memungkinkan model mengaktifkan hanya sebagian parameter saat proses inferensi. Dari total 2,4 triliun parameter yang tersedia, hanya sekitar 95 miliar parameter yang digunakan secara aktif ketika menjalankan tugas.

Pendekatan ini membuat Qwen3.8-Max mampu mempertahankan performa tinggi dengan kebutuhan komputasi dan tingkat latensi yang lebih rendah dibandingkan model AI berukuran besar dengan arsitektur konvensional.

Unggul untuk Coding dan Pekerjaan Berbasis AI Agent

Alibaba menyebut Qwen3.8-Max memiliki kemampuan kuat dalam pengembangan perangkat lunak secara mandiri. Dalam pengujian internal, model ini mampu menyelesaikan proyek rekayasa perangkat lunak selama 16 hari dengan membangun framework AI agent dari awal.

Melalui proses pembuatan kode, pengujian, analisis hasil, hingga perbaikan berulang, Qwen3.8-Max berhasil menghasilkan oh-my-cli, sebuah framework AI agent yang kini tersedia sebagai proyek open source.

Kemampuan model ini juga diuji dalam berbagai bidang, termasuk penelitian ilmiah, layanan pelanggan, analisis dokumen, keuangan, desain aplikasi, hingga pemodelan arsitektur tiga dimensi.

Alibaba mengklaim Qwen3.8-Max mampu menjalankan tugas bertahap dengan banyak batasan melalui kemampuan perencanaan mandiri dan pembelajaran adaptif dalam satu rangkaian proses.

Mampu Memahami Video Panjang dan Membuat Konten Visual

Sebagai model multimodal, Qwen3.8-Max tidak hanya memahami teks, tetapi juga dapat menganalisis informasi visual dalam jumlah besar.

Model ini mampu memproses dokumen ratusan halaman, menganalisis serial televisi secara menyeluruh, hingga memahami rekaman video berdurasi panjang untuk membangun basis pengetahuan interaktif.

Dalam penerapan praktis, teknologi tersebut dapat digunakan untuk mengubah video menjadi vlog profesional, membuat animasi edukasi dari perintah teks, membangun ulang tampilan aplikasi dari tangkapan layar, mengubah denah 2D menjadi visual interior 3D, hingga menciptakan permainan interaktif melalui instruksi bahasa alami.

Alibaba juga memperkenalkan RecreationBench, sebuah pengujian untuk mengukur kemampuan AI dalam membangun ulang aplikasi melalui interaksi visual tanpa menggunakan kode sumber maupun akses internet.

GCG BUMN
Melalui peluncuran Qwen3.8-Max, Alibaba memperkuat posisinya dalam kompetisi AI global dengan menghadirkan model berkapasitas besar yang menggabungkan kemampuan bahasa, visual, dan AI agent untuk kebutuhan industri maupun pengguna umum. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories