telkomsel halo

Akamai jadi mitra strategis WWT untuk keamanan AI

06:11:00 | 20 Jul 2026
Akamai jadi mitra strategis WWT untuk keamanan AI
JAKARTA (IndoTelko) - Akamai Technologies ditunjuk sebagai mitra strategis dalam pengembangan AI Readiness Model for Operational Resilience (ARMOR) milik World Wide Technology (WWT). Kolaborasi ini bertujuan memperkuat keamanan implementasi kecerdasan buatan (AI) di lingkungan enterprise melalui arsitektur keamanan yang terintegrasi dengan platform AI berbasis NVIDIA.

Melalui kemitraan tersebut, solusi keamanan Akamai akan menjadi fondasi bagi AI Factory yang dikembangkan WWT dengan dukungan teknologi NVIDIA. Inisiatif ini dirancang untuk membantu perusahaan mengatasi tantangan keamanan yang muncul seiring meningkatnya adopsi AI di berbagai sektor.

Menurut Akamai, banyak organisasi saat ini menghadapi dilema antara mempercepat inovasi AI dan menjaga keamanan infrastruktur. Penggunaan solusi keamanan konvensional sering kali membebani sumber daya komputasi yang juga digunakan untuk pelatihan maupun proses inferensi model AI.

Framework ARMOR dikembangkan WWT sebagai kerangka kerja keamanan AI yang bersifat netral terhadap vendor dan mencakup enam area utama, yakni tata kelola, risiko dan kepatuhan (GRC), perlindungan model AI, operasi AI yang aman, keamanan infrastruktur, perlindungan data, serta Secure Software Development Lifecycle (SDLC).

Executive Vice President Global Sales and Services Akamai, PJ Joseph, mengatakan integrasi portofolio keamanan Akamai ke dalam ARMOR memungkinkan perusahaan menerapkan pendekatan yang lebih proaktif dalam melindungi infrastruktur AI tanpa mengorbankan performa sistem.

Ia menjelaskan bahwa solusi tersebut mampu mengisolasi klaster AI berskala besar sekaligus mencegah pergerakan ancaman secara lateral, yang menjadi salah satu risiko utama dalam lingkungan komputasi modern.

Dalam implementasinya, Akamai menghadirkan tiga fokus utama. Pertama, mengurangi beban keamanan (security tax) dengan mengintegrasikan Akamai Guardicore ke dalam NVIDIA BlueField Data Processing Units (DPU) sehingga proses segmentasi keamanan tidak lagi membebani sumber daya utama komputasi AI. Pendekatan ini juga diklaim mampu mempercepat penanganan serangan ransomware.

Kedua, Akamai memperkuat perlindungan terhadap Agentic AI dan data lake melalui solusi Akamai API Security yang memantau lalu lintas data untuk mencegah akses tidak sah ke repositori data yang menjadi sumber pelatihan large language models (LLM).

Sementara itu, lapisan ketiga menghadirkan perlindungan menyeluruh melalui layanan mitigasi serangan Distributed Denial of Service (DDoS) berbasis Akamai Prolexic, guna menjaga ketersediaan infrastruktur AI dari serangan siber berskala besar.

WWT juga memanfaatkan Advanced Technology Center (ATC) sebagai pusat pengujian global bagi berbagai arsitektur AI. Integrasi teknologi Akamai ke dalam model referensi ARMOR diharapkan dapat membantu perusahaan membangun ketahanan siber yang lebih kuat sekaligus mempercepat implementasi AI secara aman.

Global Vice President of Cybersecurity WWT, Chris Konrad, menilai pengamanan ekosistem AI tidak dapat dilakukan oleh satu perusahaan saja. Menurutnya, kolaborasi antara WWT dan Akamai menjadi langkah penting untuk menghadirkan implementasi AI enterprise yang aman, tangguh, dan dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan pelanggan.

GCG BUMN
Melalui kemitraan ini, Akamai dan WWT berharap dapat membantu organisasi mempercepat adopsi AI dengan fondasi keamanan yang lebih komprehensif, sekaligus mengurangi risiko siber yang semakin kompleks di era transformasi digital. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories