JAKARTA (IndoTelko) - PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL), entitas usaha Erajaya Group yang bergerak di sektor active lifestyle, menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp41,5 miliar atau setara Rp8 per saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta.
Presiden Direktur ERAL, Djohan Sutanto, mengatakan pembagian dividen tersebut mencerminkan komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham seiring dengan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
“Pembagian dividen ini sejalan dengan strategi kami dalam memperkuat portofolio merek, memperluas jaringan ritel, serta mengembangkan ekosistem active lifestyle yang relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia,” ujar Djohan.
Sepanjang tahun buku 2025, ERAL membukukan penjualan bersih sebesar Rp6,49 triliun, meningkat 34,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh ekspansi bisnis yang konsisten dan meningkatnya permintaan di sektor active lifestyle.
Kinerja positif berlanjut pada kuartal pertama 2026. Perseroan mencatat penjualan bersih Rp1,7 triliun atau tumbuh 24,2 persen secara tahunan, dengan laba bersih mencapai Rp43 miliar. ERAL juga membukukan Same Store Sales Growth (SSSG) sebesar 20,1 persen yang didorong oleh performa kuat sejumlah unit usaha, terutama Urban Republic dan JD Sports.
Untuk memperkuat pertumbuhan, ERAL terus menambah portofolio merek global melalui kehadiran Wilson, ANTA, dan GentleWoman. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam membangun ekosistem active lifestyle yang semakin lengkap.
Ekspansi juga terlihat dari peningkatan jumlah gerai. Hingga kuartal pertama 2026, ERAL mengoperasikan 219 toko, bertambah dari 205 gerai pada akhir 2025. Penambahan gerai terbesar berasal dari merek Wilson, ANTA, dan Garmin.
“Dengan portofolio merek yang semakin beragam, kami optimistis dapat terus memperkuat posisi ERAL di pasar active lifestyle Indonesia. Kepercayaan dari mitra internasional juga menjadi validasi atas kemampuan kami dalam mengembangkan pasar domestik,” kata Djohan.
Selain menyetujui pembagian dividen, RUPST juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dengan mengangkat Richard M. Harjani sebagai Komisaris Perseroan menggantikan Hasan Aula.
Rapat turut menyetujui sejumlah agenda lainnya, termasuk pengesahan laporan tahunan dan laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2025, penetapan penggunaan laba bersih, penunjukan auditor eksternal untuk tahun buku 2026, serta penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris. (mas)