Layanan stroke Primaya Hospital kantongi penghargaan internasional

05:07:00 | 25 Jun 2026
Layanan stroke Primaya Hospital kantongi penghargaan internasional
JAKARTA (IndoTelko) - Tiga rumah sakit yang berada di bawah naungan Primaya Hospital Group meraih WSO Angels Award 2026 atas pencapaian dalam memberikan layanan penanganan stroke yang cepat, terintegrasi, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Primaya Hospital Bekasi Barat dengan predikat Diamond, Primaya Hospital Depok dengan predikat Platinum, serta Primaya Hospital Bekasi Utara yang meraih predikat Gold. Sebelumnya, pada 2025, Primaya Hospital Bekasi Timur juga telah memperoleh penghargaan serupa dengan predikat Diamond.

Stroke masih menjadi salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di Indonesia. Kondisi ini berkontribusi terhadap sekitar 11,2% kasus disabilitas dan 18,5% kematian, sehingga membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat.

Dalam penanganan stroke dikenal prinsip time is brain, yang menegaskan bahwa setiap menit keterlambatan dapat menyebabkan sekitar 1,9 juta sel saraf otak mengalami kerusakan permanen.

CEO Primaya Hospital Group, Leona A. Karnali, mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kolaborasi tim multidisiplin dalam menghadirkan layanan stroke yang berkualitas.

“Layanan Brain & Neuro menjadi salah satu center of excellence Primaya Hospital Group, dengan penanganan stroke sebagai fokus utama. Pengakuan ini merupakan apresiasi atas dedikasi dokter, perawat, dan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pasien,” ujarnya.

WSO Angels Award diberikan berdasarkan sejumlah indikator mutu layanan stroke, mulai dari kecepatan identifikasi pasien, kepatuhan terhadap protokol klinis, kualitas tata laksana, hingga komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan.

ANGELS Consultant wilayah Jawa Tengah, DIY, dan Bekasi, dr. Muhammad Fiarry Fikaris, menilai pencapaian tersebut mencerminkan kesiapan Primaya Hospital dalam menyediakan layanan stroke yang terintegrasi.

Menurutnya, dari lima rumah sakit di Bekasi yang telah berstatus stroke-ready hospital, tiga di antaranya merupakan bagian dari Primaya Hospital Group.

“Saya optimistis semakin banyak rumah sakit di bawah Primaya Hospital Group yang akan memperoleh pengakuan serupa di masa mendatang,” katanya.

Dokter spesialis neurologi Primaya Hospital Bekasi Barat, dr. Fakhrunnisa, mengungkapkan masih banyak pasien yang terlambat datang ke rumah sakit karena menunggu anggota keluarga atau menganggap gejala yang muncul tidak berbahaya.

Padahal, keterlambatan penanganan dapat menurunkan peluang pemulihan. Ia juga menyoroti tren meningkatnya kasus stroke pada usia yang lebih muda.

Untuk mempercepat penanganan, Primaya Hospital mengimplementasikan Sistem Code Stroke, yakni protokol terintegrasi yang memastikan pasien mendapatkan diagnosis dan terapi secara cepat sejak tiba di instalasi gawat darurat.

Melalui sistem tersebut, Primaya Hospital menargetkan waktu pemberian terapi atau door-to-needle time kurang dari 60 menit.

Layanan stroke di Primaya Hospital juga didukung fasilitas neuroimaging seperti CT Scan dan MRI, serta tim multidisiplin yang menangani pasien secara menyeluruh, mulai dari diagnosis, terapi, hingga rehabilitasi medik guna mendukung proses pemulihan yang optimal. (mas)

Artikel Terkait