JAKARTA (IndoTelko) - Pemerintah menilai keterjangkauan akses internet akan menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi digital nasional. Biaya layanan internet yang semakin rendah diyakini mampu memperluas pemanfaatan teknologi digital sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, mengatakan akses internet yang terjangkau dapat mendorong peningkatan penggunaan layanan digital di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, pekerjaan, bisnis hingga layanan publik.
Menurutnya, biaya internet di Indonesia masih berada di atas standar keterjangkauan yang direkomendasikan oleh International Telecommunication Union (ITU), yakni di bawah 2% dari pendapatan per kapita masyarakat.
Nezar menjelaskan bahwa semakin rendah biaya akses internet, semakin besar pula peluang masyarakat untuk memanfaatkan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi tersebut pada akhirnya akan mempercepat pertumbuhan ekonomi digital yang lebih inklusif.
Karena itu, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus berupaya meningkatkan kualitas jaringan sekaligus mendorong efisiensi biaya layanan internet agar akses digital dapat dinikmati oleh lebih banyak masyarakat.
Menurutnya, internet yang terjangkau akan mempercepat penetrasi layanan digital ke berbagai lapisan masyarakat dan memberikan dampak yang lebih besar terhadap perkembangan ekonomi digital nasional.
Selain fokus pada keterjangkauan, pemerintah juga melanjutkan pembangunan infrastruktur telekomunikasi untuk mengurangi kesenjangan digital antarwilayah. Upaya tersebut dilakukan melalui pembangunan jaringan serat optik, Base Transceiver Station (BTS), hingga pemanfaatan teknologi satelit orbit rendah atau Low Earth Orbit (LEO) untuk menjangkau daerah yang belum terlayani secara optimal.
Namun demikian, Nezar menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh tersedianya infrastruktur jaringan. Konektivitas harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.
Ia menilai konsep konektivitas yang bermakna harus mampu mendukung aktivitas sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat sehingga teknologi digital benar-benar menjadi instrumen peningkatan kesejahteraan.
Untuk mendukung tujuan tersebut, Komdigi tidak hanya membangun jaringan telekomunikasi, tetapi juga memperkuat pengembangan talenta digital. Langkah ini dilakukan agar masyarakat memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi secara produktif dan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi.
Menurut Nezar, sinergi antara internet yang semakin terjangkau, pemerataan konektivitas digital, serta tersedianya sumber daya manusia yang kompeten akan menjadi fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital