telkomsel halo

ZoomMate ubah rapat jadi aksi nyata

05:48:00 | 06 Jun 2026
ZoomMate ubah rapat jadi aksi nyata
JAKARTA (IndoTelko) - Zoom Communications memperkenalkan ZoomMate, platform kerja berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk membantu perusahaan mengubah hasil percakapan menjadi tindakan dan output bisnis yang dapat dieksekusi secara otomatis.

Solusi terbaru ini menjadi bagian dari visi Zoom dalam membangun “system of action”, sebuah pendekatan yang memanfaatkan konteks dari percakapan, data perusahaan, dan alur kerja digital untuk mempercepat proses pengambilan keputusan hingga pelaksanaan tugas.

Chief Product Officer Zoom, Russell Dicker, mengatakan keunggulan utama Zoom terletak pada posisinya yang hadir di berbagai percakapan bisnis tempat keputusan penting dibuat setiap hari.

Menurutnya, ZoomMate dirancang untuk membantu pengguna sebelum, selama, dan setelah rapat berlangsung dengan menghubungkan keputusan yang dihasilkan dalam diskusi ke berbagai aktivitas operasional yang perlu dijalankan.

Perkembangan ini dinilai menjadi langkah berikutnya dalam evolusi pemanfaatan AI di lingkungan kerja. Jika sebelumnya teknologi AI lebih banyak berfungsi sebagai alat bantu pencarian informasi atau pembuatan konten, kini perusahaan mulai membutuhkan platform yang mampu menghubungkan data, keputusan, dan proses bisnis secara menyeluruh.

ZoomMate menghadirkan tiga kemampuan utama, yakni pencarian informasi berbasis AI, orkestrasi alur kerja otomatis, dan penyelesaian pekerjaan berbasis konteks.

Melalui fitur Agentic Search, pengguna dapat mengakses informasi yang tersebar di berbagai sistem perusahaan maupun aplikasi pihak ketiga dalam satu antarmuka. Platform ini mampu menarik data dari berbagai sumber seperti sistem CRM, manajemen proyek, dokumen perusahaan, hingga platform kolaborasi untuk memberikan informasi yang relevan sesuai kebutuhan pengguna.

Sementara itu, fitur Orchestrate memungkinkan AI mengelola dan menjalankan berbagai aktivitas operasional secara otomatis. Sistem dapat mengidentifikasi tindak lanjut hasil rapat, memperbarui data pada aplikasi bisnis, membuat tugas baru, hingga mengoordinasikan pekerjaan lintas platform tanpa intervensi manual yang berlebihan.

Kemampuan tersebut diperkuat oleh fitur Complete yang memungkinkan ZoomMate menghasilkan berbagai dokumen kerja seperti presentasi, laporan, spreadsheet, maupun rencana proyek berdasarkan hasil percakapan dan data perusahaan yang tersedia.

Dengan pendekatan tersebut, ZoomMate tidak hanya berfungsi sebagai asisten virtual, tetapi juga sebagai penghubung antara percakapan, informasi perusahaan, dan proses eksekusi bisnis.

Platform ini dirancang untuk mendukung berbagai fungsi organisasi. Tim penjualan dapat memanfaatkan ZoomMate untuk mengakses informasi pelanggan dan memperbarui data secara otomatis setelah pertemuan. Tim produk dan engineering dapat menggunakannya untuk menyusun rencana kerja berdasarkan perkembangan proyek, sementara divisi sumber daya manusia dapat memanfaatkan AI untuk menjawab pertanyaan karyawan serta mengelola proses onboarding secara lebih efisien.

Menurut Zoom, masa depan lingkungan kerja akan semakin bertumpu pada kemampuan AI memahami konteks percakapan yang menjadi sumber utama pengambilan keputusan bisnis. Karena itu, percakapan dipandang sebagai lapisan penting yang menghubungkan tujuan, kesepakatan, hingga langkah-langkah operasional dalam sebuah organisasi.

Melalui ZoomMate, perusahaan berupaya menghadirkan platform yang mampu menjembatani seluruh proses tersebut sehingga tim dapat beralih dari diskusi menuju eksekusi dengan lebih cepat dan efektif.

GCG BUMN
Saat ini ZoomMate telah tersedia bagi pelanggan Zoom di Amerika Utara dengan harga mulai dari US$20 per pengguna per bulan. Perusahaan berencana memperluas ketersediaan layanan ke berbagai sektor industri dan kawasan lain, termasuk Asia Pasifik, secara bertahap sepanjang tahun ini. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories