JAKARTA (IndoTelko) Indosat Ooredoo Hutchison (IDX: ISAT) menegaskan akselerasi strategi berbasis kecerdasan buatan (AI) sekaligus membagikan dividen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Langkah ini mencerminkan fokus perusahaan pada pertumbuhan berkelanjutan dan penciptaan nilai bagi pemegang saham.
President Director & CEO Indosat, Vikram Sinha, menyatakan bahwa perusahaan terus mendorong eksekusi strategi AI secara disiplin guna meningkatkan kinerja bisnis sekaligus memberikan imbal hasil yang optimal. Pendekatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.
Indosat mempercepat implementasi visi AI North Star dengan mentransformasi diri menjadi AI-native telco, yakni mengintegrasikan AI ke dalam operasional inti untuk menghadirkan layanan yang lebih personal, meningkatkan produktivitas, serta efisiensi belanja modal. Transformasi ini juga membuka peluang ekspansi menuju AI TechCo, mencakup layanan sovereign AI, cloud, dan keamanan siber.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, Indosat menjalin kolaborasi dengan NVIDIA dalam ajang NVIDIA GTC 2026, termasuk pengembangan platform Sahabat-AI. Inisiatif ini memanfaatkan teknologi komputasi terakselerasi dan model AI terbuka untuk menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan lokal.
Selain itu, Indosat juga mengembangkan AI Grid terdistribusi berbasis jaringan nasional dan infrastruktur pusat data, guna memperluas akses komputasi AI ke berbagai wilayah. Langkah ini diharapkan mendorong inovasi di luar kota besar serta memperkuat partisipasi pelaku industri dalam ekonomi berbasis AI.
Dari sisi tata kelola, RUPST menyetujui penunjukan Reski Damayanti, Apoorva Mehrotra, dan Honesti Basyir sebagai anggota Direksi, serta Seppalga Ahmad sebagai Komisaris. Perubahan ini diharapkan memperkuat eksekusi strategi perusahaan secara lebih agile.
Sebaliknya, RUPST juga menyetujui pemberhentian dengan hormat Ahmad Zulfikar dan Achmad Syah Rezaatas kontribusi yang telah diberikan.
Sebagai bentuk komitmen kepada pemegang saham, Indosat menyetujui pembagian dividen sebesar Rp3,57 triliun atau Rp111 per saham. Dividen tersebut dijadwalkan dibayarkan paling lambat 30 hari setelah pengumuman resmi hasil RUPST. (mas)