Indosat dorong industri hemat energi lewat teknologi AI

06:57:00 | 24 Jul 2026
Indosat dorong industri hemat energi lewat teknologi AI
JAKARTA Pengelolaan energi kini menjadi salah satu faktor strategis bagi dunia industri. Tidak hanya berkaitan dengan penghematan biaya, efisiensi energi juga semakin penting dalam mendukung keberlanjutan bisnis dan pemenuhan regulasi pemerintah.

Melihat kebutuhan tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui Indosat Business meluncurkan Solusi Manajemen Energi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk membantu perusahaan memantau, menganalisis, dan mengoptimalkan penggunaan energi secara lebih efektif.

Peluncuran ini hadir di tengah meningkatnya konsumsi energi nasional. Berdasarkan data pemerintah, konsumsi energi final Indonesia mencapai 1,276 miliar Setara Barel Minyak (SBM) pada 2024, dengan sektor industri menjadi salah satu pengguna energi terbesar.

Selain tantangan biaya operasional, perusahaan juga menghadapi tuntutan penerapan konservasi energi sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No. 33/2023 serta standar internasional ISO 50001. Kebutuhan terhadap pemantauan energi secara real-time menjadi semakin penting agar perusahaan dapat mengurangi pemborosan dan meningkatkan efisiensi operasional.

Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Perencanaan Strategis Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jisman P Hutajulu, mengatakan penerapan konservasi energi membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan sektor industri.

“Solusi yang diluncurkan Indosat Business menunjukkan bagaimana sektor swasta dapat menerjemahkan tuntutan regulasi menjadi solusi praktis yang dapat digunakan oleh pelaku usaha,” ujarnya.

Sementara itu, Director and Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Danny Buldansyah, menyampaikan bahwa energi saat ini telah berkembang menjadi faktor bisnis yang berpengaruh terhadap profitabilitas dan daya saing perusahaan.

“Energi bukan lagi sekadar biaya operasional, tetapi menjadi variabel strategis yang berdampak langsung pada keandalan dan pertumbuhan bisnis,” katanya.

Solusi Manajemen Energi Indosat Business menggabungkan teknologi AI, Internet of Things (IoT), konektivitas aman, serta analitik data dalam satu layanan terintegrasi. Teknologi tersebut memungkinkan perusahaan mendeteksi anomali penggunaan energi, memberikan peringatan prediktif, serta menemukan peluang efisiensi secara otomatis.

Layanan ini mencakup sejumlah kebutuhan industri, mulai dari pemantauan konsumsi listrik, pengawasan genset dan transformator, sistem baterai cadangan, penerangan jalan umum pintar, hingga pemantauan utilitas air dan gas.

Dengan pendekatan berbasis data, perusahaan dapat mengoptimalkan aset, menekan biaya utilitas, mengurangi risiko gangguan operasional, serta mendukung pencapaian target keberlanjutan dan ESG.

Indosat Business menilai pemanfaatan AI dalam pengelolaan energi menjadi langkah penting untuk mempercepat transformasi digital industri Indonesia sekaligus mendukung efisiensi bisnis yang lebih berkelanjutan. (mas)

Artikel Terkait