JAKARTA (IndoTelko) - PT Telekomunikasi Indonesia International menjalin kerja sama strategis dengan DITO Telecommunity untuk memperkuat konektivitas regional dan mendorong akselerasi ekosistem digital di Asia.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Master Services Agreement (MSA) di DITO Business Hub pada 22 April 2026.
Telin merupakan anak usaha internasional dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang fokus pada layanan telekomunikasi global.
Penandatanganan MSA dilakukan oleh Plt Chief Executive Officer sekaligus Chief Commercial Officer Telin, Kharisma, dan Chief Commercial Officer DITO Telecommunity, Atty. Adel A. Tamano.
Melalui perjanjian ini, kedua perusahaan beserta afiliasinya dapat saling menyediakan dan memanfaatkan berbagai layanan telekomunikasi.
Layanan tersebut mencakup konektivitas internasional, layanan data, hingga solusi enterprise di masing-masing jaringan.
Sinergi ini diharapkan mendukung kebutuhan operasional internal sekaligus membuka peluang pengembangan layanan komersial yang lebih responsif terhadap dinamika pasar.
Selain memperluas jangkauan jaringan, kerja sama ini juga ditujukan untuk meningkatkan kapabilitas layanan serta mendorong pertumbuhan bisnis berkelanjutan di kawasan.
Telin dan DITO juga menargetkan efisiensi layanan serta penguatan sinergi operasional agar kolaborasi berjalan lebih lincah dan efektif.
Kharisma mengatakan kemitraan ini bukan sekadar perjanjian formal, tetapi mencerminkan keselarasan tujuan strategis kedua perusahaan untuk mempercepat konektivitas di Asia dan sekitarnya.
Sementara itu, Adel Tamano menilai kemitraan ini memungkinkan DITO memperluas kapabilitas di luar jaringan domestiknya dan menghadirkan solusi lintas negara yang lebih mulus.
Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam menjawab meningkatnya kebutuhan terhadap infrastruktur digital yang andal, scalable, dan kompetitif seiring pertumbuhan ekonomi digital Asia.
Ke depan, kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi bagi kolaborasi yang lebih luas serta memperkuat posisi Telin sebagai digital hub enabler yang menghubungkan Indonesia dengan pasar global. (mas)