telkomsel halo

AI dan infrastruktur digital jadi sorotan BATIC 2026

06:06:00 | 07 Aug 2026
AI dan infrastruktur digital jadi sorotan BATIC 2026
JAKARTA (IndoTelko) - Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) kembali hadir dengan membawa agenda besar untuk mempercepat transformasi digital kawasan. Memasuki penyelenggaraan ke-11, BATIC 2026 akan menjadi ajang pertemuan para pemimpin industri, perusahaan teknologi, regulator, hingga investor untuk membahas perkembangan kecerdasan artifisial (AI), konektivitas, dan infrastruktur digital.

Digelar oleh PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), BATIC 2026 berlangsung pada 2428 Agustus 2026 di Bali International Convention Center (BICC), The Westin Resort Nusa Dua, Bali.

Konferensi bertema “Uniting Ecosystem to Drive Connected Progress” ini diproyeksikan menghadirkan lebih dari 2.300 delegasi dari 600 perusahaan yang berasal dari 55 negara. Forum ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas industri dan negara dalam menghadapi perubahan cepat di sektor digital.

Perkembangan AI, cloud computing, jaringan generasi baru, hingga kebutuhan infrastruktur digital yang semakin kompleks menjadi sejumlah isu utama yang akan dibahas. BATIC 2026 tidak hanya menjadi forum telekomunikasi, tetapi berkembang sebagai wadah strategis untuk membangun kerja sama ekonomi digital global.

Salah satu agenda baru tahun ini adalah ignitePRO, konferensi eksekutif yang fokus membahas transformasi enterprise di era Autonomous AI. Forum tersebut akan membahas bagaimana perusahaan dapat memanfaatkan AI, cloud, keamanan siber, serta tata kelola teknologi untuk mempercepat implementasi transformasi digital.

Selain itu, BATIC 2026 juga akan mengangkat sejumlah topik strategis seperti penguatan jaringan fiber, infrastruktur kabel bawah laut (subsea cable), komunikasi berbasis AI, platform digital, serta pengembangan ekosistem teknologi yang berkelanjutan di kawasan Asia Pasifik.

Chief Executive Officer Telin, Abdul Rahman Ansyori, mengatakan BATIC terus beradaptasi mengikuti perkembangan industri digital yang semakin dinamis.

“Memasuki penyelenggaraan ke-11, kami menghadirkan platform yang semakin relevan dengan arah perkembangan industri, mulai dari enterprise berbasis AI, infrastruktur digital yang semakin cerdas, hingga kolaborasi ekosistem yang lebih kuat,” ujarnya.

Menurutnya, BATIC 2026 diharapkan menjadi ruang yang mempertemukan berbagai pihak untuk menciptakan inovasi baru, memperkuat kemitraan strategis, serta membangun ekosistem digital yang lebih tangguh dan inklusif.

Melalui kolaborasi dengan asosiasi industri global, komunitas teknologi, serta mitra ekosistem, BATIC 2026 juga menghadirkan berbagai sesi diskusi, workshop teknis, dan executive roundtable untuk membuka peluang kerja sama baru.

GCG BUMN
Sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi digital yang pesat, Indonesia dinilai memiliki posisi strategis sebagai pusat pertemuan ekosistem digital regional. Melalui BATIC 2026, Telin dan TelkomGroup terus mendorong peran Indonesia dalam memperkuat konektivitas global serta mempercepat pertumbuhan ekonomi digital di Asia Pasifik. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories