Strava ungkap tren komuter sepeda global 2025

08:08:00 | 24 Apr 2026
Strava ungkap tren komuter sepeda global 2025
JAKARTA (IndoTelko) - Strava merilis laporan perdana Strava Metro: Commute Report yang mengungkap pola berkomuter dengan sepeda di seluruh dunia sepanjang 2025. Laporan ini disusun dari data anonim aktivitas pengguna di platform Strava selama JanuariDesember 2025.

Melalui layanan Strava Metro, lebih dari 4.000 perencana kota, lembaga pemerintah, dan pengambil keputusan infrastruktur di berbagai negara telah memanfaatkan data anonim untuk memahami perilaku komuter dan meningkatkan fasilitas transportasi. Dampaknya diklaim telah dirasakan hampir 1 miliar orang secara global.

Beberapa temuan utama dalam laporan tersebut antara lain:

    Total jarak komuter sepeda secara global mencapai 550 juta mil atau sekitar 885,1 juta kilometer sepanjang 2025. Angka ini setara dengan bersepeda mengelilingi bumi sekitar 22.000 kali.
    Generasi Baby Boomer tercatat sebagai kelompok paling aktif berkomuter dengan sepeda. Sementara itu, kemungkinan Gen Z untuk berkomuter dengan sepeda 21% lebih rendah dibanding Boomer.
    Tren penggunaan e-bike terus meningkat. Baby Boomer juga menjadi kelompok yang paling banyak memanfaatkan sepeda listrik untuk mobilitas harian.
    Secara global, Iceland menempati posisi teratas dalam penggunaan e-bike untuk komuter, diikuti Belgium dan Norway.
    Para pesepeda tetap aktif berkomuter dalam berbagai kondisi cuaca ekstrem, mulai dari suhu dingin di Finland hingga cuaca panas di Japan.
Brian Bell, Vice President of Communications and Social Impact Strava, mengatakan bahwa Strava Metro merupakan bagian penting dari upaya perusahaan menciptakan dampak positif secara global melalui data mobilitas.

Menurutnya, laporan ini menunjukkan besarnya dampak aktivitas komuter dan mendorong lebih banyak orang untuk merekam perjalanan aktif mereka agar dapat membantu menciptakan pengalaman berkomuter yang lebih aman dan nyaman. (mas)

Artikel Terkait