Shipper raih pendanaan seri A

11:15:36 | 19 Jun 2020
Shipper raih pendanaan seri A
JAKARTA (IndoTelko) – Shipper mengumumkan telah memperoleh dana Seri A berasal dari beberapa investor yang dipimpin oleh Prosus Ventures - sebelumnya dikenal dengan nama Naspers Ventures, untuk dapat mengembangkan dan memperluas jangkauan bisnis di Indonesia. Beberapa investor lainnya termasuk Lightspeed, Floodgate Y, Combinator, Insignia Ventures, dan AC Ventures, turut serta dalam pendanaan ini.

Shipper adalah platform logistik berbasis teknologi dalam menawarkan solusi layanan one stop service, mulai dari platform pengiriman multi-kurir hingga distribusi jaringan jasa pergudangan & pemenuhan. Shipper menawarkan lebih dari 30 lokasi untuk dipilih dan berencana untuk memperluas jangkauannya ke kota-kota lain dan wilayah baru di Indonesia guna mengakomodasi kebutuhan konsumen.

Shipper hadir sebagai solusi atas tiga masalah utama aspek logistik di Indonesia, mulai dari pemilihan jasa pengiriman & pergudangan yang rumit, kurangnya transparansi harga, dan kemampuan pelacakan rute yang masih di bawah rata-rata.

“Dengan investasi ini, Shipper akan terus berkembang dan terus mencari talenta lokal berkualitas untuk bergabung dengan kami dalam membangun data yang kuat melalui teknologi untuk menyusun pemenuhan kebutuhan logistik dan pengiriman yang belum terstruktur dengan baik,” ungkap COO dan Co-Founder, Shipper Budi Handoko.

Shipper menjawab kebutuhan logistik dengan layanan berbasis teknologi, dan model variabel-kapasitas yang menguntungkan. Model ini telah menunjukkan adopsi awal yang kuat sejak diluncurkan, dan akan terus berkembang, terutama didukung oleh tim yang kuat dan berpengalaman.

Dengan investasi terbaru ini Shipper akan bisa  terus memperluas jangkauan solusi mereka dan membantu konsumen dalam menemukan mitra pengiriman terbaik; tanpa perlu menghabiskan waktu dalam mempertimbangkan perbandingan biaya, pesanan, pelacakan, asuransi dan banyak lagi.

“Prosus Ventures selalu mencari mitra bisnis yang memiliki solusi unik berbasis teknologi dalam memecahkan masalah kebutuhan masyarakat lokal. Kami ingin benar-benar memberi dampak yang berarti sebagai investor dan membidik sektor-sektor ekonomi di mana teknologi bisa membuat perubahan yang berarti dalam perilaku konsumen dan ekonomi,” jelas Principal Investor, Prosus Ventures Banafsheh Fathieh.

Dikatakannya, Shipper telah mengidentifikasi kebutuhan besar di pasar Indonesia dan mencocokkannya dengan solusi berbasis teknologi sehingga dapat memberi manfaat bagi konsumen dan menjadikan proses logistik untuk bisnis lebih mudah dan hemat biaya.

Saat ini, Shipper telah bekerja dengan lebih dari 100 kurir ekspres untuk memberikan layanan efisien, biaya pengiriman yang kompetitif dan data yang transparan sehingga para pemilik bisnis eCommerce dapat memiliki lebih banyak waktu untuk fokus pada pengembangan bisnis mereka.

Berdasarkan “Indonesia Logistics and Warehousing Market by Sector (Freight Forwarding, Warehousing, VAS), by Domestic and International Services - Outlook to 2021)", pasar logistik Indonesia diproyeksikan akan mencapai US$ 240 miliar pada 2021, angka ini hampir sama dengan estimasi pasar logistik di India sebesar US$ 215 miliar di 2020.

Tapi terlepas dari ukurannya, pasar logistik di Indonesia masih tergolong sangat tidak efisien. Di kota tier 2 dan tier 3, biaya pengiriman seringkali bertambah hingga 40% dari total transaksi di eCommerce, sehingga menjadi penghalang utama bagi masyarakat di kota-kota tersebut untuk mengadopsi eCommerce secara massal.(wn)

Artikel Terkait
IndoTelko Idul Fitri 2024
More Stories