Paket Phoenix
Paket Phoenix
telkomsel halo

Passpod raih pendapatan Rp29,24 miliar hingga kuartal III-2019

13:03:42 | 01 Nov 2019
Passpod raih pendapatan Rp29,24 miliar hingga kuartal III-2019
Manajemen Passpod
Angkasa Pura 2
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - PT Yelooo Integra Datanet Tbk (Passpod) berhasil meraih pendapatan sebesar Rp29,4 miliar hingga kuartal III-2019 atau naik 83,5% dibandingkan periode sama tahun lalu Rp15,93 miliar.

Kenaikan pendapatan berkat dari segmen usaha global connectivity, terdapat peningkatan penjualan kuota internet dan sewa modem yakni sebesar 93,60% menjadi Rp 30,54 miliar dari sebelumnya Rp 15,78 miliar. Sedangkan dari segmen travel services terjadi peningkatan penjualan tiket transaksi, tiket event dan asuransi sebesar 503,28% dari Rp 159,36 juta menjadi Rp 961,42 juta.

Perseroan berhasil meningkatkan laba kotor sebesar 89,83% atau Rp 4,69 miliar year-on-year (YoY) per 30 September 2019, atau dari Rp 5,23 miliar per 30 September 2018 menjadi Rp 9,92 miliar. Sedangkan selama setahun, laba usaha Passpod meningkat sebesar 27,35% atau Rp 161,35 juta dari Rp 589,88 juta per 30 September 2018 menjadi Rp 751,23 juta per 30 September 2019.

Passpod adalah perusahaan jasa penyewaan modem wifi dan travel assistance bagi traveler Indonesia yang bepergian ke luar negeri, dengan tiga segmen usaha yaitu bidang travel services, AI & big data, dan global connectivity.  

“Tak terasa sudah setahun Passpod melantai di Bursa Efek Indonesia. Sudah banyak mimpi awal kami sejak tahun lalu yang berhasil tercapai, mulai dari menghadirkan berbagai produk dan fitur terbaru seperti tiket atraksi & event, asuransi perjalanan, e-commerce, travel itinerary, dan tak lupa Passpod+. Kami juga mencatatkan milestone Passpod yang telah berhasil ekspansi keluar negeri," kata CEO Passpod Hiro Whardana dalam keterangan (1/11).

Direktur Passpod Wewy Susanto menambahkan dari sisi neraca, perseroan terus meningkatkan total aset dimana total aset YELO sampai dengan 30 September 2019 tercatat sebesar Rp 84,88 miliar, dengan 52,24% diantaranya adalah merupakan aset lancar. Perseroan juga berhasil meningkatkan jumlah ekuitas yang jauh lebih besar yakni sebesar Rp 81,12 miliar dibandingkan jumlah liabilitas per 30 September 2019 sebesar Rp 3,76 miliar.(wn)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom Digital Solution
Kuota Ketengan
More Stories
Data Center Service Provider of the year
Kuota Ketengan