Amartha dan Bukalapak ajak UKM di Bogor go digital

09:36:36 | 21 Dec 2016
Amartha dan Bukalapak ajak UKM di Bogor go digital
Suasana pelatihan Amartha dan Bukalapak di Bogor.(Foto:Amartha)
JAKARTA (IndoTelko) – Dalam rangka menyambut Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember, Amartha bekerjasama dengan Bukalapak menyelenggarakan serangkaian program pelatihan bisnis online kepada 100 ibu Mitra Usaha Amartha agar dapat memasarkan produknya secara online melalui platform Bukalapak.

Program inimenyasar para ibu pemilik usaha kecil dan menengah di pelosok Kecamatan Ciseeng,Kabupaten Bogor, Jawa Barat di tanggal 4 dan 18 Desember  2016, kemudian dilanjutkan dengan program pendampingan setiap minggunya selama satu bulan.

Kegiatan pelatihan ini dihadiri oleh, Ratno Setiawan selaku Promotion ManagerBukalapak dan Fadilla Torizqua Zain selaku Growth Head Amartha.

Meskipun selama ini Amartha mendorong usaha mereka melalui pemberian pemodalan agar usahanya semakin maju, akan tetapi pemasaran usaha mereka hanya dilakukan di desanya sendiri. Sementara melalui program ini, para ibu yang tadinya tidak mengenal teknologi seperti Android, bahkan tidak memiliki rekening bank, diedukasi untuk menggunakan aplikasi Bukalapak, serta dikenalkan dengan rekening ponsel, Jenius.

Program ini mencakup pengenalan mengenai Bukalapak hingga edukasi teknis bisnis online seperti memasarkan produk hingga memproses pesanan.

Amartha bersama Bukalapak tidak hanya ingin membantu para ibu memasarkan produknya, tetapi juga mengedukasi ibu-ibu tersebut untuk mampu mengerjakannya sendiri.

Sehingga saat program pelatihan dan pendampingan selesai, mereka dapat melakukannya secara mandiri.

“Usaha Kecil dan Menengah (UKM) adalah pilar ekonomi bagi puluhan juta masyarakat Indonesia yang masih berada ditingkat kesejahteraan yang rendah, sehingga ini yang membuat Amartha sebagai teknologi keuangan bagi pengusaha kecil dan menengah dan Bukalapak memiliki semangat yang sama untuk mendorong kemajuandan mengembangkan UKM sehingga nantinya memiliki daya saing,” ujar CEO dan FounderAmartha Andi Taufan, dalam rilisnya, kemarin.

Asal tahu saja, saat ini, dari 58 juta UKM di Indonesia, telah mampu berkontribusi terhadap GDP hingga 58% 9  dan penyerapan tenaga kerja lebih dari 96%. Menariknya adalah menurut Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani), Giwo Rubianto Wiyoga, 60% UMKM dikelola oleh perempuan dan terus tumbuh sebesar 8% setiap tahunnya.

Selain menyediakan akses ke platform eCommerce, Amartha juga melakukan impact assessment untuk mengukur manfaat Bukalapak bagi Mitra Usaha Amartha, seperti pendapatan keluarga, kemampuan menabung, dan penjualan produk dengan mengukur kemajuannya dalam metrik bisnis selama beberapa bulan ke depan.

“Mengingat bahwa peran wanita memegang andil yang besar terhadap kemajuan UKM di Indonesia, kami berkomitmen untuk memajukan UKM di Indonesia, salah satunya kerjasama dengan Amartha untuk memberikan pelatihan kepada para ibu Mitra Usaha Amartha di Bogor. Harapan kami, melalui pelatihan ini, para ibu pengusaha kecil dan menengah dapat berbisnis online agar meningkatkan pendapatan masyarakat sehingga lebih sejahtera,” ujar Promotion Manager Bukalapak Ratno Setiawan.  

Amartha  berada di bawah PT Amartha Mikro Fintek sebagai penyelenggara layanan Peer-to-Peer (P2P) Lending marketplace untuk memudahkan investor menemukan peluang investasi pada pembiayaan usaha mikro dan kecil (UMKM) di Indonesia.

Platform ini adalah inovasi dan pengembangan dari konsep group lending (tanggung renteng) yang sudah dilakukan sejak 2010.(wn)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait