Telkom Marketing 2
Telkom Marketing 2
blanja 2019
telkomsel halo

Penghapusan Tiket Pesawat Murah Bisa Goyang Bisnis OTA?

09:34:50 | 14 Jan 2015
Penghapusan Tiket Pesawat Murah Bisa Goyang Bisnis OTA?
Ilustrasi (Dok)
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) – Kebijakan pemerintah merevisi batas bawah tiket pesawat diperkirakan bisa menggoyang bisnis Online Travel Agent (OTA) yang tengah marak belakangan ini. (Baca juga: Bisnis OTA mengkilap)

“Pastinya perubahan harga tiket pesawat akan berdampak ke pebisnis OTA,” ungkap Managing Director Tiket.com Gaery Undarsa, kepada IndoTelko, Rabu (14/1).

Dikatakannya, walau ada tantangan perubahan kebijakan, tetapi perseroan optimistis target transaksi tahun ini bisa tercapai.

“Kita tahun lalu melayani 1,9 juta transaksi, tahun ini lebih tinggi lagi. Kita akan andalkan penjualan tiket kereta api, hotel, dan pesawat,” jelasnya. (Baca juga: Tiket.com optimistis menatap 2015)

Telkom Marketing 2
Juru bicara Ezytravel Noor Aini Rachmawati mengatakan selama ini tiket promosi penerbangan salah satu katalis penjualan perusahaan. “Masyarakat berburu tiket murah itu melalui saluran online.  Sekarang masih stabil penjualan tiket, bisa jadi dampak high season. Kita harapkan kebijakan ini tak menganggu penjualan,” katanya.

Sebelumnya, Kementrian Perhubungan memutuskan penetapan tarif murah penerbangan batas bawah minimal 40% dari batas atas demi menjaga kesehatan keuangan dari maskapai.

Angkasa Pura 2
Tiket murah selama ini menjadi andalan bagimaskapai penerbangan yang mengadopsi bisnis Low Cost Carrier (LCC), seperti PT Lion Mentari Airlines, PT Wings Abadi, PT Indonesia AirAsia, dan PT Citilink Indonesia. Model bisnis LCC menganut prinsip efisiensi dan value added sehingga tiket murah bisa dihadirkan. Salah satu andalan penjualan LCC melalui e-commerce.(id)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
atta 300 x 250.gif
More Stories
telkom sigma