telkomsel halo

Pendapatan Melesat, Smartfren Masih Rugi di Semester I-2013

12:47:09 | 03 Aug 2013
Pendapatan Melesat, Smartfren Masih Rugi di Semester I-2013
Ilustrasi (DOK)
JAKARTA (IndoTelko) – PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) mencatat pendapatan sebesar Rp1,13 triliun selama semester I-2013 atau melesat 68,76%  dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 670,25 miliar.

Sayangnya, walau pendapatan sudah mengalami pertumbuhan yang melesat, namun pemilik icon Kwik ini masih menderita kerugian yang dalam selama semester I-2103.

Dikutip dari  Laporan keuangan perseroan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin, rugi komprehensif yang dapat didistribusikan kepada pemilik perusahaan selama semester I-2013 mencapai Rp 830,88 miliar naik 23,2%  dari tahun sebelumnya yang juga Rp 674,42 miliar.

Perseroan juga  masih mencatatkan rugi usaha di semester ini sebab beban usaha perseroan naik 27,4% menjadi Rp 1,9 triliun dari Rp 1,5 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Kenaikan beban usaha dikontribusi dari kenaikan beban operasi, pemeliharaan dan jasa telekomunikasi sebesar 27,9% menjadi Rp 830,8 miliar. Beban ini berkontribusi 43,3% dari total bena usaha perseroan di semester I.

Berdasarkan data perseroan, per Juni 2013 jumlah stasiun pemancar (BTS) Smartfren mencapai 5.306 unit, dan ditargetkan mencapai 6.114 BTS pada akhir tahun. Perseroan juga memperkuat jaringan kabel serat optik pada  1.144 unit BTS pada Juni, dan diharapkan hingga akhir tahun menjadi 1.541 unit.

Saat ini Smartfren tengah berjuang menjadikan  laba sebelum biaya bunga, pajak, amortisasi, dan depresiasi (EBITDA) positif pada kuartal III 2013

Target EBITDA positif ini sebenarnya ingin dicapai pada Juni tahun ini. Namun, target tersebut tidak tercapai, akibat putusnya kabel serat optik di Batam yang membuat perseroan mengalami penurunan trafik layanan data.

Penghambat lainnya adalah kenaikan pungutan biaya hak penyelenggaraan (BHP) frekuensi dan biaya sewa menara untuk persiapan kapasitas jaringan.(ss)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories
Data Center Service Provider of the year