Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
telkomsel halo

Aturan Impor Bikin Ponsel Langka di Pasar

12:13:57 | 27 Jul 2013
Aturan Impor Bikin Ponsel Langka di Pasar
Ilustrasi (DOK)
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) – Aturan impor gadget yang berlaku mulai Januari 2013 ternyata tidak hanya menjadikan produk baru banyak yang terlambat masuk ke Indonesia, tetapi juga membuat kelangkaan ketersediaan ponsel di pasar.

Aturan impor gadget itu dikenal dengan Peraturan Meteri Perdagangan No 82/ 2012 tentang Ketentuan Impor Telepon Seluler, Komputer Genggam, dan Komputer Tablet.

“Regulasi baru tersebut membuat distributor menjadi terkejut dan harus menyesuaikan dengan regulasi. Ini juga berdampak ke prinsipal, sehingga konsekuensinya selama semester pertama untuk menghadirkan produk baru butuh waktu empat kali lebih panjang,” ungkap Head of Marketing  Nokia Indonesia Lukman Susetio, kemarin.

Diungkapkannya, salah satu produknya, seperti  Nokia Lumia 520 sempat langka di pasaran. Sehingga perseroan terpaksa dalam mengimpor produk mengalokasikan lebih banyak 20% dari biasanya.

Dikatakannya, bagi vendor ponsel seperti Nokia, pasar Indonesia sangat penting karena pertumbuhan ekonomi yang baik dan jumlah penduduk yang besar. Di kawasan Asia Pasifik, Indonesia menjadi pasar kedua di bawah China.

Sebelumnya, pasar Indonesia terpaksa terlambat mencicipi BlackBerry Z10 dan HTC One juga karena aturan impor gadget terbaru.

Salah satu hal yang diatur dalam impor ponsel adalah  untuk dapat melakukan impor perusahaan harus mendapat penetapan Importir Terdaftar (IT) dan persetujuan Impor (PI) dan telepon seluler, komputer genggam dan komputer tablet dari Menteri Perdagangan.

Dalam aturan itu juga  disebutkan importasi telepon seluler, komputer genggam, dan komputer tablet hanya dilakukan oleh Importir Terdaftar (IT) yang mendapat Persetujuan Impor (PI) dari Kementerian Perdagangan, dan mengantongi Tanda Pendaftaran Produk (TPP) impor dari Kementerian Perindustrian.

Bakti
Selain itu, pemegang IT, hanya bisa menjual barang yang diimpornya melalui distributor, tidak bisa langsung ke pembeli eceran (retailer). (ss)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom DES
More Stories
Data Center Service Provider of the year