Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
telkomsel halo

Telkomsel dan Indosat Belum Tertarik Konsolidasi dengan Tri

11:11:59 | 19 Jul 2013
Telkomsel dan Indosat Belum Tertarik Konsolidasi dengan Tri
Ilustrasi (DOK)
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) – Dua penguasa pasar seluler nasional, Telkomsel dan Indosat, mengaku belum tertarik untuk melakukan konsolidasi dengan operator Tri guna memperbesar pangsa pasar.

Saat ini Telkomsel menguasai market share pelanggan  42%, Indosat 16,7%, XL Axiata 15,9%, Hutchison 3 Indonesia (Tri) 5,4%, dan Axis Telekom Indonesia 2,1%.

“Tidak adalah (niat) untuk akuisisi. Kita masih nyaman dengan kondisi sekarang,” ungkap Direktur Utama Telkomsel Alex J Sinaga di Jakarta, kemarin.

Dikatakannya, Telkomsel masih bisa mengalami pertumbuhan walau memang ada isu di sisi frekuensi di masa depan. “Pelanggan Telkomsel itu lebih dari 100 juta dan sudah melayani pelosok. Kita cuma minta pemerintah memberikan perhatian terkait ini saja,” katanya.

Secara terpisah, President Director & CEO Indosat Alexander Rusli juga mengaku tak ada niat untuk berkonsolidasi dengan pemain lain dalam waktu dekat.
“Tidaklah (akuisisi) kalau di GSM. Kita ini punya frekuensi aman untuk beberapa tahun mendatang. Modernisasi jaringan saja belum selesai,” katanya.

Sebelumnya, marak beredar kabar setelah XL dan Axis mengajukan diri berkonsolidasi, operator Tri tengah didekati oleh Telkomsel dan Indosat.

Telkomsel dikabarkan menjadi pembeli ideal jika melihat kebutuhan frekuensi dan alokasi yang berdekatan, misalnya di 3G dimana Tri menempati blok 1 dan 2 sementara Telkomsel di nomor 3, 4, dan 5.

Telkomsel, Indosat, dan XL, sudah masuk zona merah alias minus kekurangan frekuensi jika dilihat  dari kebutuhan bandwidth, pembagian dari jumlah pelanggan, pangsa pasar, efisiensi spektrum, jumlah BTS, dan parameter lainnya. Sementara Tri dan Axis masih di zona hijau, alias kelebihan spektrum di 3G.(ct)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom DES
More Stories
Data Center Service Provider of the year