telkomsel halo

Biznet Genjot Program Animasi

14:17:16 | 01 Jul 2013
Biznet Genjot Program Animasi
Ilustrasi (DOK)
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) – Biznet Networks tengah menggenjot program tayangan berbasis  animasi untuk menyasar pasar anak-anak di bisnis TV  berbayar.

“Kami memiliki program Animarsh yang  merupakan tayangan animasi mendidik bagi balita hasil kreasi tenaga-tenaga muda dan kreatif di Biznet. Nantinya program Animarsh ini akan ditayangan di saluran hiburan max3 kids, jaringan TV Kabel milik Biznet,” ungkap Senior Manager Production Biznet Networks Setyo Budi Nugroho dalam rilisnya.

Dijelaskannya,  perusahaannya telah menggunakan teknologi animasi 3D untuk menciptakan tokoh-tokoh kartun dan mengembangkan jalan ceritanya sehingga tersedia dengan kualitas High Definition (HD). Sejauh ini baru Biznet perusahaan di Indonesia yang pertama kali mengembangkan isi animasi dengan kualitas unggul seperti itu.

Dikatakannya,   kehadiran program Animarsh dalam saluran max3 kids bertujuan untuk membantu orang tua dalam menyediakan hiburan berkualitas dan mendidik bagi anak-anaknya. Selain itu max3 kids juga hadir sebagai solusi terhadap keresahan beberapa pihak yang merasa prihatin terhadap dampak negatif tayangan di saluran TV Kabel Indonesia.

“Biznet dan max3 kids memang menempatkan isu pendidikan anak Indonesia pada pada skala prioritas tertinggi. Globalisasi dan perkembangan teknologi informasi menginspirasi kami untuk membantu orang tua menghadapi kehidupan dunia digital yang akrab dengan anak-anak,” tuturnya.

Menurutnya,  perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat memungkinkan anak-anak mengkonsumsi isi dan jenis informasi yang tidak pantas. “Fenomena ini jelas meresahkan. Namun kami berpendapat bahwa kita harus mampu memanfaatkan perkembangan tersebut. Biznet dan max3  justru menghadirkan pengalaman yang aman dan menyenangkan saat mereka mencari melihat berbagai isi program di saluran hiburan TV Kabel,” katanya.

Ditambahkannya, kepedulian Biznet dan max3 terhadap isi program hiburan yang berkualitas diperlihatkan pula pada fitur-fitur max3. Mereka memiliki fitur parental lock sehingga para orang tua dapat mengunci tayangan yang dianggap tidak sesuai bagi anak dengan menggunakan password.

Max3 juga mempunyai fitur personal video recorder yang mampu merekam, memutar ulang dan menghentikan sementara (pause) tayangan. Dengan fitur ini, anggota keluarga tetap dapat menikmati tayangan favorit keluarga tanpa harus menghentikan aktivitas liburan di luar rumah.

Selain itu kemampuan Biznet untuk mengembangkan program animasi Animarsh memiliki dimensi strategis dalam pengembangan sumber daya tenaga kreatif Indonesia. Sebagai perusahaan nasional, Biznet memiliki keinginan untuk mengangkat profil dan kompetensi tenaga kreatif Indonesia sehingga makin dikenal di industri hiburan dunia.

Saat ini Biznet telah memiliki puluhan tenaga berkualitas yang khusus memproduksi tayangan Animarsh. Kedepannya Biznet masih akan terus menambah seiring bertambahnya program-program animasi ungulan yang akan dihasilkannya.

“Kita optimis kelak tenaga kreatif Indonesia mampu melahirkan tokoh-tokoh kartun yang dikenal dunia. Jepang punya Doraemon, sementara negara tetangga kita, Malaysia punya Upin & Ipin. Semoga Animarsh mampu melahirkan tokoh kartun yang identik dengan Indonesia dan dikenal luas,” katanya.

Sebelumnya, Ketua  Masyarakat  Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) Indra Utoyo mengungkapkan   Indonesia belum mengoptimalkan industri animasi sehingga hanya mendapatkan porsi yang kecil dari pasar dunia.
 
Indonesia saat ini baru mencicipi sekitar 0,9% dari pasar animasi dunia. Sementara negeri seperti Korea Selatan hanya dari penerimaan sektor animasi bisa mencapai US$ 418,6 juta dimana US$ 89,6 juta diantaranya merupakan hasil ekspor.Pada 2016 nilai industri animasi diperkirakan mencapai US$ 242 miliar, diharapkan Indonesia bisa mencicipi sekitar 1%.(ak)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom DES
More Stories
Data Center Service Provider of the year