Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
telkomsel halo

Indosat Siap Lunasi Hutang Rp 4 triliun

13:27:52 | 16 Jan 2013
Indosat Siap Lunasi Hutang Rp 4 triliun
Ilustrasi (Dok)
Angkasa Pura 2
JAKARTA (indotelko) – PT Indosat Tbk (ISAT) siap melunasi hutang senilai Rp 4 triliun yang jatuh tempo pada tahun ini.

“Kami memiliki hutang jatuh tempo pada tahun ini senilai Rp 4 triliun. sebagian atau sekitar 50% dalam bentuk dollar AS. Kita siap membayarnya dan telah menyiapkan strategi refinancing,” ungkap Chief Financial Officer Indosat Stefan Carlsson usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi I DPR di Jakarta, Selasa (15/1).

Refinancing adalah  penggantian kewajiban hutang yang ada dengan kewajiban utang dengan persyaratan yang berbeda.

Diungkapkannya, dalam strategi refinancing yang dipilih, perseroan akan condong mencari pendanaan dalam bentuk mata uang rupiah. “Bisa saja melakukan pinjaman atau menerbitkan obligasi. Pokoknya dalam mata uang rupiah,” tegasnya.

Presiden Direktur & CEO Indosat Alexander Rusli menambahkan, perseroan akan   melunasi surat utang yang akan jatuh tempo pada 9 April 2013. Dana yang disiapkan  sebesar  Rp 1,33 triliun.

Dijelaskannya,  dana itu akan digunakan untuk melunasi pokok sukuk ijarah Indosat III tahun 2008 dan obligasi VI seri A tahun 2008.

Nilai obligasi Indosat VI Tahun 2008 sebesar  1,08 triliun rupiah dan Sukuk Ijarah Indosat III Tahun 2008 sebesar  Rp 570 miliar.

Obligasi A  ini terdiri dari Seri A sebesar Rp 760 miliar  yang berjangka waktu 5 tahun dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,25% per tahun dan Seri B sebesar Rp 320 miliar  yang berjangka waktu 7 tahun dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,8% per tahun.

Sedangkan sukuk yang berjangka waktu 5 tahun ditawarkan dengan cicilan imbalan ijarah sebesar  Rp 58,425 miliar  per tahun.

Tak Pengaruhi
Lebih lanjut Stefan menegaskan, kasus dugaan penyalahgunaan frekuensi 3G yang ditudingkan  oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) ke perseroan tak mempengaruhi pandangan investor ke anak usaha Qatar Telecom (Qtel) itu.

“Tidak ada pengaruhnya. Investor luar negeri melihat kasus ini seharusnya tidak ada dan yakin perusahaan sebesar Indosat tak terbelit masalah seperti yang ditudingkan,” katanya.

Ditegaskannya, investor mempercayai perseroan bisa menyelesaikan masalah tersebut sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku di Indonesia.(ak)  

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom DES
More Stories
Data Center Service Provider of the year
Financial Analysis
Bukalapak sekarang sudah untung