Rekam Jejak Telkom Membesarkan Bisnis UKM

Cara Telkom Blusukan ke Pasar UKM

10:08:30 | 26 Jan 2015
Cara Telkom Blusukan ke Pasar UKM
Ilustrasi (dok)

JAKARTA (IndoTelko) –  Sejak pembentukan Divisi Business Service sebagai sebuah Divisi yang khusus melayani pasar UKM pada 11 januari 2010, Telkom tiada henti mengedukasi pelaku bisnis Usaha Kecil dan Menengah.

Hal ini dilakukan mengingat tingkat penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dikalangan UKM masih sangat rendah. Salah satu strategi yang dilakukan adalah blusukan dengan model Festival dan roadshow ke berbagai kota.

“Pendekatan festival yang diberi nama Indonesia Digital Entrepreneur (IndiPreneur) Festival  adalah cara kami blusukan ke komunitas UKM. Ini untuk sensoring masalah dan menyerap kebutuhan dari pasar,” ungkap Direktur Enterprise & Business Service Telkom Muhammad Awaluddin, kemarin.

Dijelaskannya, dalma festival tersebut dikemas sebuah acara dengan menarik dimana pengisi acara tidak terlepas dari seluruh pihak yang terlibat dengan UKM, atau yang dikenal dengan konsep ABC-G, yakni Akademisi, Businessman, Community dan Government.

“Pada setiap IndiPreneur Festival, kami selalu mengundang Akademisi dan pelaku UKM lainnya untuk sharing cerita sukses mereka. Lalu komunitas UKM yang ada sebagai ajang networking dan pengembangan bisnis mereka. Tak lupa unsur Government  turut menjadi pembicara, berhubung kebijakan pemerintah sangat menentukan gerak pelaku UKM tersebut. Terakhir tentu saja Telkom yang menawarkan solusi layanan yang tepat bagi pelaku UKM,” paparnya.

Diungkapkannya,  sejak pelaksanaan IndiPreneur Festival di 20 kota pada tahun 2013, lalu 45 kota pada tahun 2014, hingga kini telah merangkul 145 sentra UKM se-Indonesia, dan 200-ribuan pelaku UKM yang melakukan registrasi pada portal UKM www.smartbisnis.co.id.

Awalnya, Program Indipreneur Festival fokus di wilayah Jabotabek, Serang dan Karawang. Karena menganggap program tersebut berhasil, TELKOM selanjutnya mengembangkan di berbagai kota besar lainnya.

Lebih lanjut Awaluddin mengatakan untuk tahun 2015 perseroan tengah  mengemas sebuah program untuk langsung mengedukasi pasar UKM melalui kegiatan SME Indonesia Hebat (SI-HEBAT) dengan menawarkan berbagai aplikasi dan bundling menarik.

“Kami terus Kerja, Kerja, Kerja untuk UKM. Kita sadar butuh waktu dan kesabaran serta konsistensi dalam melayani pasar ini. Tetapi kami yakin dengan besaran potensi UKM di Indonesia yang mencapai 55 juta, pada akhirnya tingkat pemanfaatan TIK akan naik dan mendominasi kelak,” tegasnya.(id)

Artikel ini berkat kerjasama dengan TELKOM DBS

Baca Juga:
More Stories
 
Muhammad Awaluddin
Rubrik ini diasuh oleh Chairman of Indonesia Digital Society Forum (IDSF) yang juga Presiden Indonesia Marketing Association (IMA) 2013-2015, Muhammad Awaluddin.

Awaluddin juga penulis Buku Digital EntreprenuerShift dan Digital ChampionShift.

Pembaca bisa bertanya seputar cara mengelola bisnis dan solusi-solusi Teknologi Informasi untuk transformasi digital melalui email ke alamat Redaksi@IndoTelko.id

Pengasuh akan menjawab setiap email yang masuk melalui sub kanal ini dari setiap pertanyaan yang masuk.

Jangan lupa cantumkan alamat sesuai KTP dan nomor telepon yang bisa dihubungi di email.

 
Digital Talk

Rubrik Digital Talk dipersembahkan oleh Indosat dan Ooredoo untuk berbagi pengetahuan tentang mengembangkan serta membangun usaha berbasis teknologi informasi bagi pelaku bisnis di Indonesia.