IndiSchool dan IndiPreneur Raih Penghargaan Bergengsi

09:05:33 | 24 Jun 2014
IndiSchool dan IndiPreneur Raih Penghargaan Bergengsi
Ilustrasi (Dok)

JAKARTA (IndoTelko) – Baru seumur jagung dan belum mencapai target, tetapi dua program yang digagas direktorat enterprise and business services Telkom, IndiPreneur dan IndiSchool, berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam Asia Communication Awards 2014.

Berkat program Indonesia Digital Interpreneur (IndiPreneur), Telkom ditasbihkan sebagai Best SME Service Provider of The Year. Sedangkan Indonesia Digital School (IndiSchool) meraih Project of The Year di ajang yang digelar secara tahunan sejak 2011 dan diikuti oleh perusahaan dan vendor terkemuka di industri telekomunikasi khususnya di Asia, seperti SingTel, Smart Communication, NTT Communication, Globe Telecom, Pacnet, Huawei dan lainnya dengan 16 kategori penghargaan yang dikompetisikan.

“Ini apresiasi yang sangat penting  bagi Telkom karena IndiPreneur dan IndiSchool  merupakan bagian dari upaya Telkom untuk melakukan percepatan pemerataan komunikasi dan informasi atau Digital Inclusion di Indonesia. Kerja keras selama ini mendapat pengakuan dari lembaga publikasi internasional,” kata Direktur Enterprise & Business Telkom, Muhammad Awaluddin kala berbincang santai denga IndoTelko, kemarin.

IndiSchool  merupakan program Telkom menyediakan akses Internet WiFi yang mudah, murah dan berkecepatan tinggi di sekolah-sekolah. Investasi yang dikeluarkan untuk satu sekolah sekitar Rp 10-Rp 15 juta mengingat ada sekitar tiga hingga lima access point yang dibangun.

Program IndiSchool  digelar sejak Januari 2013 dimana target ambisius dipasang dalam satu tahun ada 100 ribu sekolah terselimuti akses WiFi. Dalam perjalanan, target dipangkas menjadi 50 ribu sekolah. Realisasi sekolah yang dilayani  hanya ada sekitar 22 ribu sekolah bergabung dengan 10 juta pengguna.

Hingga Juni 2014 tingkat penetrasi  melambat hanya bertambah 70 sekolah atau sekitar 22.070 sekolah dengan  40.088 access point.

Sementara  IndiPreneur adalah kegiatan untuk membekali para pelaku UKM dengan pengetahuan mengenai implementasi teknologi informasi dan komunikasi dan e-commerce serta memberikan kemampuan untuk menjalankannya  

IndiPrenuer merupakan transformasi Telkom dalam menggarap pasar UKM dengan mengandalkan strategi Business to Business to Consumer (B2B2C). Pola  bisnis yang diterapkan adalah freemium, fee based transaction atau pay as you use.

Pada tahun 2014, IndiPreneur membidik omzet sekitar Rp 100 miliar. Sepanjang 2013 program ini memikat sekitar 160 ribu UKM.

“Penghargaan ini memotivasi Telkom untuk selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan Indonesia sehingga mampu membawa industri telekomunikasi Indonesia sejajar dengan perusahaan telekomunikasi global lainnya. Kalau bicara realisasi target, itu soal dinamika bisnis,” kilah Pria berkumis itu.(id)

Baca Juga:
More Stories
 
Muhammad Awaluddin
Rubrik ini diasuh oleh Chairman of Indonesia Digital Society Forum (IDSF) yang juga Presiden Indonesia Marketing Association (IMA) 2013-2015, Muhammad Awaluddin.

Awaluddin juga penulis Buku Digital EntreprenuerShift dan Digital ChampionShift.

Pembaca bisa bertanya seputar cara mengelola bisnis dan solusi-solusi Teknologi Informasi untuk transformasi digital melalui email ke alamat Redaksi@IndoTelko.id

Pengasuh akan menjawab setiap email yang masuk melalui sub kanal ini dari setiap pertanyaan yang masuk.

Jangan lupa cantumkan alamat sesuai KTP dan nomor telepon yang bisa dihubungi di email.

 
Digital Talk

Rubrik Digital Talk dipersembahkan oleh Indosat dan Ooredoo untuk berbagi pengetahuan tentang mengembangkan serta membangun usaha berbasis teknologi informasi bagi pelaku bisnis di Indonesia.