telkomsel halo

TelkomGroup andalkan backbone 600 Gbps untuk kelancaran MotoGP

06:57:00 | 13 Okt 2026
TelkomGroup andalkan backbone 600 Gbps untuk kelancaran MotoGP
JAKARTA (IndoTelko) - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) menyiapkan infrastruktur konektivitas berkapasitas backbone hingga 600 Gbps untuk mendukung penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 pada 911 Oktober 2026.

Infrastruktur tersebut disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan trafik hingga 195 Gbps selama ajang balap internasional berlangsung. Layanan konektivitas mencakup sejumlah area penting di kawasan sirkuit, antara lain Media Center, Paddock, Race Control, VIP Deluxe, TV Compound, dan Pit Building.

Direktur Network Telkom, Budi Satria Dharma Purba, mengatakan kesiapan kapasitas dan keandalan jaringan menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas penyelenggaraan MotoGP yang berlangsung secara bersamaan di berbagai lokasi.

“Dalam event berskala internasional seperti MotoGP, konektivitas merupakan bagian dari infrastruktur pendukung yang harus siap ketika seluruh aktivitas mulai berjalan secara bersamaan. Karena itu, fokus kami bukan hanya pada kapasitas, tetapi juga pada kesiapan dan keandalan layanan di setiap titik yang memiliki kebutuhan berbeda,” ujarnya.

Untuk menjaga kontinuitas layanan, InfraNexia mengandalkan jaringan tulang punggung yang terintegrasi dengan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL). Perusahaan juga menyiapkan jalur backbone sekunder dan mekanisme automatic rerouting untuk mengalihkan trafik secara otomatis apabila terjadi gangguan pada rute utama.

Skema tersebut dirancang untuk meminimalkan risiko gangguan konektivitas selama operasional berlangsung, termasuk ketika trafik meningkat atau terjadi kendala pada jalur jaringan tertentu.

Sebelum balapan digelar, InfraNexia bersama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) melakukan simulasi dan pengujian infrastruktur. Tahapan persiapan meliputi aktivasi dan integrasi layanan, pengujian jaringan, serta optimalisasi cakupan dan parameter konektivitas di berbagai area penyelenggaraan.

Direktur Operations InfraNexia, Suharyoto, mengatakan persiapan dilakukan secara bertahap untuk memastikan layanan mampu memenuhi kebutuhan operasional, media, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Kami melakukan persiapan secara bertahap, mulai dari aktivasi dan integrasi layanan, pengujian infrastruktur, hingga optimalisasi coverage dan parameter jaringan,” katanya.

Kebutuhan konektivitas pada ajang olahraga internasional mencakup beragam aktivitas, mulai dari komunikasi operasional dan peliputan media hingga produksi siaran. Berbagai kebutuhan tersebut berlangsung di lokasi yang berdekatan sehingga memerlukan dukungan jaringan dengan kapasitas dan keandalan yang memadai.

Melalui dukungan ini, InfraNexia menyatakan komitmennya untuk memperkuat peran sebagai penyedia infrastruktur digital bagi berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional.

GCG BUMN
Catatan redaksi: Klaim zero-downtime dalam materi sumber sebaiknya tidak ditulis sebagai jaminan mutlak. Naskah menggunakan formulasi “meminimalkan risiko gangguan” karena mekanisme redundansi dan pengalihan rute membantu menjaga layanan, tetapi tidak dengan sendirinya menjamin gangguan tidak akan terjadi. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories