telkomsel halo

Dorong kebutuhan AI dan Data Center, JLM hadirkan INSIGHT

05:57:00 | 10 Okt 2026
Dorong kebutuhan AI dan Data Center, JLM hadirkan INSIGHT
JAKARTA (IndoTelko) - PT Jala Lintas Media (JLM) memperkenalkan INSIGHT, infrastruktur kabel laut yang menghubungkan JakartaBatamSingapura dengan panjang 1.123 kilometer dan kapasitas hingga 30 Tbps. Infrastruktur ini menjadi langkah JLM Group memperluas bisnis konektivitas dari pasar domestik ke layanan kapasitas internasional.

Kehadiran INSIGHT ditujukan untuk memenuhi kebutuhan bandwidth yang terus meningkat seiring pertumbuhan kecerdasan buatan (AI), komputasi awan, pusat data, distribusi konten, dan berbagai layanan digital.

JLM menyasar pasar wholesale melalui layanan International Private Leased Circuit (IPLC) dan IP Transit. Layanan tersebut ditujukan bagi operator telekomunikasi, penyedia layanan internet (ISP), pengelola pusat data, penyedia layanan cloud, serta perusahaan infrastruktur digital lainnya.

CEO PT Jala Lintas Media Victor Irianto mengatakan, INSIGHT menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas jangkauan bisnis hingga pasar internasional.

“Melalui INSIGHT, kami menghadirkan tambahan kapasitas dan jalur konektivitas yang menghubungkan Indonesia dengan Singapura sekaligus mendukung perkembangan ekosistem digital di kawasan,” ujar Victor.

Singapura merupakan salah satu pusat konektivitas internasional dan layanan digital di Asia Tenggara. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi digital Indonesia meningkatkan kebutuhan pertukaran data lintas negara, termasuk untuk mendukung operasional cloud dan pusat data.

Melalui rute JakartaBatamSingapura, INSIGHT menawarkan tambahan pilihan jalur konektivitas dengan pendekatan route diversity dan redundansi jaringan. Menurut JLM, keberagaman jalur tersebut dapat membantu meningkatkan ketahanan koneksi dalam menghadapi pertumbuhan trafik dan kebutuhan jaringan yang semakin kompleks.

Selain melayani operator dan pelanggan wholesale, INSIGHT dirancang untuk mendukung kebutuhan hyperscale data center. Infrastruktur ini dapat digunakan untuk menunjang interkoneksi dan distribusi trafik ke berbagai pusat data di Jakarta, seiring meningkatnya kebutuhan kapasitas pemrosesan dan pertukaran data.

Victor mengatakan pengembangan INSIGHT tidak hanya berfokus pada penambahan infrastruktur, tetapi juga pada perluasan peran JLM Group dalam ekosistem konektivitas regional.

“Kami ingin memberikan pilihan konektivitas yang lebih beragam bagi pelanggan wholesale sekaligus membangun fondasi untuk pertumbuhan JLM Group di pasar internasional,” katanya.

Kehadiran INSIGHT melengkapi portofolio layanan JLM Group yang dikembangkan sejak 2009. Ekosistem perusahaan tersebut mencakup Bnetfit untuk konektivitas residensial dan bisnis, Dedicated Internet untuk segmen korporasi, Mahavira untuk layanan terkelola dan infrastruktur ICT, serta NexByte untuk solusi pusat data dan jaringan.

Dengan tambahan backbone bawah laut ini, JLM Group memperluas cakupan layanan dari konektivitas domestik untuk pelanggan residensial dan perusahaan hingga konektivitas internasional bagi pelanggan wholesale.

GCG BUMN
Perusahaan menempatkan INSIGHT sebagai salah satu fondasi untuk mendukung pertumbuhan kebutuhan konektivitas regional, terutama di tengah ekspansi layanan digital, AI, cloud, dan pusat data yang membutuhkan kapasitas besar serta jaringan yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories