telkomsel halo

Pertamina catat pendapatan Rp1.189 triliun di Fortune Indonesia 100

08:41:00 | 22 Sep 2026
Pertamina catat pendapatan Rp1.189 triliun di Fortune Indonesia 100
JAKARTA (IndoTelko) - PT Pertamina (Persero) kembali menempati posisi teratas dalam daftar Fortune Indonesia 100 2026 sebagai perusahaan dengan pendapatan terbesar di Indonesia.

Pengakuan tersebut disampaikan dalam Fortune Indonesia 100 Gala 2026 yang berlangsung di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, 17 September 2026.

Berdasarkan kinerja keuangan tahun fiskal 2025, Fortune Indonesia mencatat Pertamina membukukan pendapatan sebesar Rp1.189,74 triliun dengan laba bersih mencapai Rp56,23 triliun.

Data keuangan dalam pemeringkatan tersebut telah dikonversi ke rupiah menggunakan kurs rata-rata tahun fiskal 2025 sebesar Rp16.785 per dolar AS.

66% Perusahaan Catat Pertumbuhan Pendapatan

Fortune Indonesia 100 merupakan pemeringkatan perusahaan terbesar di Indonesia yang disusun berdasarkan kinerja keuangan.

Pada edisi 2026, Fortune mencatat 66% perusahaan dalam daftar tersebut mengalami pertumbuhan pendapatan. Namun, jumlah perusahaan yang mampu meningkatkan laba bersih lebih rendah, yakni 49 perusahaan.

Chief Operating Officer sekaligus Co-Founder IDN Media, William Utomo, mengatakan pemeringkatan Fortune Indonesia 100 memberikan gambaran mengenai perusahaan dengan skala bisnis dan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.

“Fortune Indonesia 100 memberikan gambaran mengenai perusahaan-perusahaan yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia. Pemeringkatan ini melihat kinerja perusahaan secara objektif berdasarkan data dan capaian bisnis yang terpublikasi,” ujar William.

Pertamina Perkuat Efisiensi

VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan pencapaian tersebut menjadi apresiasi bagi seluruh insan Pertamina yang menjaga kinerja perusahaan di tengah perubahan kondisi global.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi atas kerja keras seluruh insan Pertamina dalam menjaga kinerja perusahaan. Di tengah dinamika dan ketidakpastian global, Pertamina terus menjaga kinerja operasional dan keuangan secara sehat, sekaligus menjalankan peran strategis dalam mendukung ketahanan energi nasional,” katanya.

Menurut Baron, capaian tersebut juga menjadi momentum bagi Pertamina untuk memperkuat fundamental bisnis melalui efisiensi, peningkatan produktivitas, dan optimalisasi lini usaha.

Pertamina sendiri menjalankan bisnis energi terintegrasi dari sektor hulu hingga hilir. Selain memperkuat bisnis inti, perusahaan juga mengembangkan portofolio energi baru dan terbarukan.

“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat efisiensi, dan memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Pada saat yang sama, Pertamina akan terus menjalankan perannya dalam menyediakan energi yang dibutuhkan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Baron.

Pertamina menyatakan penguatan bisnis tersebut diarahkan tidak hanya pada penciptaan nilai ekonomi, tetapi juga mempertimbangkan aspek sosial dan lingkungan.

GCG BUMN
Posisi teratas dalam Fortune Indonesia 100 2026 menjadi salah satu indikator kinerja Pertamina berdasarkan capaian keuangan tahun fiskal 2025, sekaligus mencerminkan skala bisnis perusahaan dalam peta korporasi nasional. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories