telkomsel halo

Cloudera bidik implementasi AI skala besar tanpa risiko data

05:59:00 | 22 Aug 2026
Cloudera bidik implementasi AI skala besar tanpa risiko data
JAKARTA (IndoTelko) - Cloudera memperkenalkan Cloudera Anywhere Cloud™, platform data dan artificial intelligence (AI) hybrid yang dirancang untuk membantu perusahaan membangun, menjalankan, dan memperluas aplikasi AI di berbagai lingkungan, mulai dari public cloud hingga infrastruktur on-premises.

Platform baru ini hadir untuk menjawab tantangan perusahaan dalam mengembangkan AI enterprise yang membutuhkan fleksibilitas tinggi, namun tetap menjaga keamanan, tata kelola, dan kedaulatan data.

Cloudera menilai banyak organisasi masih menghadapi hambatan dalam mengoperasikan AI karena lingkungan teknologi yang terfragmentasi, proses pengelolaan infrastruktur yang kompleks, serta kebutuhan kepatuhan data yang semakin ketat.

Melalui Cloudera Anywhere Cloud, perusahaan dapat menjalankan berbagai layanan data dan AI secara lebih fleksibel tanpa harus memindahkan data sensitif. Platform ini menggabungkan kemampuan cloud-native dengan kontrol tingkat enterprise melalui satu sistem pengelolaan terpadu.

Chief Product Officer Cloudera, Leo Brunnick, mengatakan perkembangan AI enterprise kini tidak lagi hanya bergantung pada penggunaan public cloud.

“Organisasi tidak seharusnya memilih antara inovasi dan kendali. Cloudera Anywhere Cloud menghadirkan fleksibilitas cloud langsung ke lokasi data berada, sehingga perusahaan dapat mempercepat inisiatif AI sambil tetap menjaga kepemilikan data dan efisiensi infrastruktur,” ujarnya.

Cloudera Anywhere Cloud menawarkan sejumlah kemampuan utama, termasuk percepatan implementasi Private AI, pengelolaan workload lintas public cloud, sovereign infrastructure, dan pusat data privat tanpa perlu melakukan migrasi data.

Platform ini juga mendukung tata kelola zero-trust, pengelolaan rekam jejak data, serta interoperabilitas terbuka melalui standar seperti Apache Iceberg, katalog Polaris, dan API terpadu. Dengan pendekatan tersebut, perusahaan dapat mengurangi ketergantungan terhadap satu vendor teknologi.

Selain itu, Cloudera membekali platform ini dengan agentic copilot yang memungkinkan pengguna mengotomatisasi alur kerja data dan infrastruktur melalui perintah berbasis bahasa sederhana. Fitur tersebut ditujukan untuk membantu tim teknis maupun bisnis mempercepat penerapan AI dalam operasional sehari-hari.

CTO dan Co-Founder IXEN.ai, Sergio Rodríguez de Guzmán, menilai kebutuhan utama perusahaan saat ini adalah kemampuan berinovasi tanpa kehilangan kendali terhadap data.

Menurutnya, Cloudera Anywhere Cloud memberikan fondasi yang konsisten untuk pengelolaan data, analitik, dan AI di lingkungan cloud maupun on-premises.

Sementara itu, CEO PuppyGraph, Weimo Liu, menyebut pengembangan AI membutuhkan akses terhadap pengetahuan yang lebih luas dibandingkan sekadar data terstruktur. Integrasi data berbasis knowledge graph dinilai dapat membantu agen AI memahami konteks bisnis secara lebih mendalam.

GCG BUMN
Dengan hadirnya Cloudera Anywhere Cloud™, Cloudera menargetkan perusahaan dapat mempercepat transisi dari tahap eksperimen AI menuju implementasi produksi, sekaligus mempertahankan keamanan, fleksibilitas, dan kontrol penuh atas aset data mereka. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories