telkomsel halo

Schneider Electric laporkan kinerja ESG positif

08:04:00 | 04 Aug 2026
Schneider Electric laporkan kinerja ESG positif
JAKARTA (IndoTelko) - Schneider Electric melaporkan kemajuan implementasi roadmap keberlanjutan Impact 2030 pada semester pertama 2026. Enam bulan setelah diluncurkan, perusahaan membukukan skor Impact Schneider 3,69 dari target tahunan 4,20, sebagai bagian dari ambisi mencapai skor maksimal pada 2030.

Kinerja tersebut ditopang oleh berbagai pencapaian di bidang dekarbonisasi, pengembangan produk berkelanjutan, penguatan rantai pasok, hingga peningkatan akses energi dan pengembangan sumber daya manusia.

Pada aspek lingkungan, Schneider Electric menyatakan telah memangkas emisi Scope 1 dan 2 sebesar 82% dibandingkan 2017, sementara emisi Scope 3 turun 12% dibandingkan 2021. Solusi perusahaan juga membantu pelanggan menghemat atau melakukan elektrifikasi energi hingga 129,5 juta MWh, sekaligus menghindari lebih dari 50 juta ton emisi COâ‚‚ selama semester pertama 2026.

Di sisi pengembangan produk, sekitar 27% produk dan solusi utama yang masih dalam tahap desain telah memenuhi standar keberlanjutan melalui pendekatan Future-designed. Sementara itu, program dekarbonisasi rantai pasok kini diperluas hingga mencakup 1.500 pemasok, dengan dukungan perangkat digital berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat pengukuran emisi karbon.

Pada bidang pengembangan SDM, sebanyak 16% karyawan berpengalaman terlibat dalam program transfer pengetahuan dan peningkatan kompetensi. Sejak 2009, Schneider Electric juga mengklaim telah membantu menyediakan akses listrik berkelanjutan bagi 67 juta orang serta membekali 1,37 juta generasi muda dengan keterampilan di bidang elektrifikasi dan keberlanjutan.

President Director Schneider Electric Indonesia & Timor Leste, Martin Setiawan, mengatakan kemajuan implementasi Impact 2030 menunjukkan komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam seluruh aktivitas bisnis. Menurutnya, keberlanjutan menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan dampak bagi pelanggan, mitra, dan masyarakat.

Selama semester pertama 2026, Schneider Electric juga memperoleh sejumlah pengakuan internasional, di antaranya kembali menempati posisi teratas dalam daftar World’s Most Sustainable Companies 2026 versi TIME dan Statista untuk tahun ketiga berturut-turut. Perusahaan juga menambah dua fasilitas manufakturnya ke dalam jaringan World Economic Forum Global Lighthouse, sehingga total memiliki 11 fasilitas yang memperoleh pengakuan tersebut.

Selain itu, Schneider Electric masuk dalam daftar Gartner Top 25 Global Supply Chains 2026, memperoleh penghargaan atas program inklusi tenaga kerja dari pemerintah Prancis bersama UNHCR, serta mengembangkan Schneider Electric Energy Access Asia Fund II untuk memperluas pembiayaan energi bersih di Asia Selatan dan Asia Tenggara.

GCG BUMN
Melalui implementasi Impact 2030, Schneider Electric menegaskan komitmennya mempercepat transisi energi melalui elektrifikasi, digitalisasi, serta penguatan praktik bisnis yang berkelanjutan di seluruh rantai nilai perusahaan. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories