Sinar Mas Land luncurkan mBrace, perkuat ekosistem AI di BSD City

05:07:00 | 19 Jul 2026
Sinar Mas Land luncurkan mBrace, perkuat ekosistem AI di BSD City
JAKARTA (IndoTelko) - Sinar Mas Land melalui Digital Hub resmi meluncurkan mBrace (Make BSD Research AI Center of Excellence) sebagai inisiatif kolaboratif untuk mempercepat pengembangan ekosistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Indonesia. Program ini dirancang menjadi wadah yang mempertemukan pelaku industri, akademisi, penyedia teknologi, pemerintah, hingga komunitas dalam mendorong inovasi dan pengembangan talenta AI.

Peluncuran mBrace mengusung tema “How AI is Changing Our Lives” dan digelar di Marketing Office BSD City. Acara tersebut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan dari pemerintah, industri teknologi, hingga institusi pendidikan, termasuk perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital, AWS Indonesia, Monash University Indonesia, ASIX, dan UD Impact.

CEO Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land, Irawan Harahap, mengatakan mBrace dikembangkan sebagai platform kolaborasi yang bertujuan mempercepat riset, inovasi, pengembangan talenta, serta implementasi teknologi AI yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat maupun dunia usaha.

Menurutnya, pengembangan AI tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Karena itu, BSD City ingin menghadirkan ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun ekosistem AI yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Peluncuran mBrace dilakukan di tengah meningkatnya adopsi AI di Indonesia. Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2025 dari Google, Temasek, dan Bain & Company, sekitar 80% pengguna internet di Indonesia telah memanfaatkan AI dalam aktivitas sehari-hari. Pertumbuhan tersebut turut mendorong peningkatan pendapatan perusahaan pengembang aplikasi AI hingga 127%, menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar dengan pertumbuhan bisnis AI tercepat di kawasan.

Pada tahap awal, mBrace akan mengembangkan empat fokus utama, yakni Innovation & Research and Development (R&D), AI Technology Showcase, AI Knowledge Development, serta AI Business Matching. Keempat program tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam membangun AI Center of Excellence di BSD City.

Untuk mendukung implementasinya, Digital Hub menggandeng sejumlah mitra strategis dengan peran yang saling melengkapi. ASIX akan berkontribusi pada pengembangan riset AI dan demonstrasi teknologi melalui pemanfaatan robot humanoid, robot K9, hingga drone sebagai bagian dari pengembangan solusi smart city.

Sementara itu, AWS Indonesia akan mendukung peningkatan kompetensi talenta melalui edukasi cloud computing dan generative AI guna mempercepat kesiapan industri dalam mengadopsi teknologi AI.

Di bidang pendidikan dan kewirausahaan, UD Impact dari Korea Selatan akan membantu pengembangan kurikulum entrepreneurship berbasis AI melalui berbagai program pelatihan praktis dan penguatan kesiapan bisnis. Adapun Monash University Indonesia akan memperkuat aspek akademik melalui kolaborasi riset, pengembangan pendidikan tinggi, serta penciptaan talenta digital.

Pengembangan mBrace juga didukung infrastruktur digital yang telah tersedia di BSD City, mulai dari jaringan fiber optik berkapasitas tinggi, implementasi Internet of Things (IoT), sistem keamanan berbasis digital, hingga layanan kota berbasis data yang mendukung efisiensi mobilitas dan aktivitas bisnis.

Sebagai kawasan seluas sekitar 6.000 hektare, BSD City terus dikembangkan sebagai integrated smart digital city yang menggabungkan ekosistem hunian, pendidikan, bisnis, teknologi, dan gaya hidup dalam satu kawasan terpadu. Kawasan ini juga didukung konektivitas yang terintegrasi melalui berbagai ruas tol serta transportasi publik, termasuk BSD Link, feeder bus, dan KRL Commuter Line melalui Stasiun Cisauk dan Stasiun Jatake.

Melalui mBrace, Sinar Mas Land berharap BSD City dapat berkembang menjadi pusat kolaborasi AI nasional yang mendorong lahirnya inovasi, memperkuat daya saing industri, serta menghasilkan talenta digital yang siap menghadapi era ekonomi berbasis kecerdasan buatan. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait