Bank DBS Indonesia dorong lansia hidup mandiri lewat Program People of Purpose

06:59:00 | 05 Jul 2026
Bank DBS Indonesia dorong lansia hidup mandiri lewat Program People of Purpose
JAKARTA (IndoTelko) - Indonesia kini resmi memasuki era ageing population. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), penduduk berusia 60 tahun ke atas mencapai 11,97 persen dari total populasi pada 2025. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk mempersiapkan masyarakat agar dapat menjalani masa tua secara mandiri, sehat, dan sejahtera.

Menyikapi perubahan demografi tersebut, Bank DBS Indonesia bersama DBS Foundation memperkuat komitmennya melalui pendekatan Impact Beyond Banking. Salah satu implementasinya diwujudkan lewat program People of Purpose (PoP) yang mengajak karyawan terlibat dalam kegiatan sukarela untuk memberikan dampak sosial bagi masyarakat, termasuk mendukung kualitas hidup para lanjut usia.

Bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-37 Bank DBS Indonesia, perusahaan bersama Langit Biru Pertiwi menggelar kegiatan People of Purpose: Together for the Golden Age di Balai Purnomo, Universitas Indonesia. Program ini melibatkan ratusan lansia berusia 65 hingga 90 tahun dalam berbagai aktivitas yang dirancang untuk mendorong active and healthy ageing.

President Director PT Bank DBS Indonesia, Lim Chu Chong, mengatakan perubahan struktur penduduk membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar masyarakat dapat menghadapi masa pensiun dengan kesiapan finansial maupun sosial yang lebih baik.

“Sebagai bank yang memiliki tujuan menciptakan dampak lebih dari sekadar layanan keuangan, kami percaya keberhasilan masyarakat tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kesiapan setiap generasi menghadapi masa depan. Melalui People of Purpose, kami ingin berkontribusi membangun masyarakat yang lebih inklusif dan tangguh menghadapi perubahan demografi,” ujarnya.

Dorong Lansia Tetap Aktif dan Produktif

Dalam kegiatan tersebut, peserta dibagi ke dalam tiga kelompok, yakni Bahagia, Sehat, dan Berdaya. Mereka mengikuti berbagai sesi secara bergiliran yang mencakup edukasi literasi keuangan, aktivitas kreatif, hingga latihan kebugaran untuk mendukung kesehatan fisik dan mental.

Head of Group Strategic Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika, menjelaskan bahwa program People of Purpose merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam membantu masyarakat menghadapi perubahan demografi.

Menurutnya, fenomena ageing population bukan lagi isu masa depan, melainkan realitas yang harus dipersiapkan sejak sekarang agar para lansia tetap dapat menjalani hidup secara aktif, mandiri, dan bermakna.

Bekali Lansia Hadapi Masa Pensiun

Melalui tema Together for the Golden Age, para peserta mendapatkan pembekalan untuk menghadapi berbagai tantangan yang umum terjadi pada masa pensiun.

Pada aspek finansial, peserta memperoleh edukasi mengenai keamanan transaksi digital dan cara menghindari berbagai modus penipuan siber melalui sesi Staying Safe from Scams in the Digital Era.

Untuk mendukung kesehatan mental, para lansia mengikuti Upcycled Plant Pot Workshop yang tidak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga menjadi sarana memperluas interaksi sosial dan mengurangi rasa kesepian.

Sementara itu, sesi Grounding & Body Movement mengajak peserta tetap aktif bergerak guna menjaga kebugaran, meningkatkan kualitas hidup, sekaligus mempererat hubungan sosial dengan sesama lansia.

Ribuan Relawan Terlibat dalam Program Sosial

Komitmen Bank DBS Indonesia terhadap pemberdayaan masyarakat juga tercermin dari tingginya partisipasi karyawan dalam program People of Purpose.

Sepanjang 2025, lebih dari 3.300 karyawan atau sekitar 85 persen dari total tenaga kerja perusahaan terlibat sebagai relawan. Mereka menyumbangkan lebih dari 54.800 jam kegiatan sukarela yang menjangkau lebih dari 110.000 penerima manfaat melalui 338 kegiatan sosial di berbagai daerah.

Program tersebut mencakup literasi keuangan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, pemenuhan kebutuhan dasar, hingga pendampingan bagi kelompok lanjut usia.

Melalui DBS Foundation Coding Camp, misalnya, lebih dari 2.700 siswa SMK dan perguruan tinggi memperoleh pelatihan soft skills dari 146 relawan Bank DBS Indonesia bekerja sama dengan Dicoding. Sementara itu, kolaborasi dengan Mahija Mobile School menghadirkan edukasi literasi dasar dan keuangan bagi anak-anak dari komunitas rentan di Jakarta.

Di bidang ketahanan pangan, Bank DBS Indonesia bersama FoodCycle Indonesia berhasil menyelamatkan lebih dari 44 ton makanan surplus untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, kerja sama dengan Make-A-Wish Indonesia turut mewujudkan tiga Wish Days bagi anak-anak dengan penyakit kritis.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Bank DBS Indonesia menegaskan komitmennya untuk mewujudkan visi Best Bank for a Better World, sekaligus mendukung masyarakat Indonesia agar lebih siap menghadapi era penuaan penduduk dengan kehidupan yang sehat, mandiri, dan bermartabat. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait