telkomsel halo

Sekjen Komdigi: ASEAN harus jaga ekosistem digital

07:40:00 | 03 Jul 2026
Sekjen Komdigi: ASEAN harus jaga ekosistem digital
JAKARTA (IndoTelko) - Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital Ismail menegaskan pentingnya ASEAN menjaga ekosistem digital yang terbuka, aman, interoperabel, dan inklusif di tengah meningkatnya persaingan teknologi global serta dinamika geopolitik.

Menurut Ismail, kawasan ASEAN saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan lanskap geopolitik, persaingan teknologi, perubahan rantai pasok, hingga meningkatnya isu keamanan siber, kedaulatan digital, dan tata kelola teknologi baru.

“ASEAN berada di dalam lingkungan global yang semakin kompleks yang ditandai oleh lanskap geopolitik, persaingan teknologi, dan rantai pasokan yang terus berkembang, serta meningkatnya kekhawatiran mengenai keamanan siber, kedaulatan digital, dan tata kelola teknologi baru,” ujarnya dalam 2026 ADGSOM-ATRC Joint Working Group Meeting di Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Ia menilai kondisi tersebut semakin menegaskan pentingnya membangun ekosistem digital yang aman sekaligus inklusif bagi seluruh negara anggota ASEAN.

Untuk itu, Ismail menekankan pentingnya mempertahankan sentralitas ASEAN, memperkuat solidaritas kawasan, serta meningkatkan kerja sama konstruktif dengan seluruh mitra ASEAN dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Menurutnya, kolaborasi regional menjadi kunci agar transformasi digital mampu mendukung stabilitas kawasan, mendorong pertumbuhan ekonomi, mempercepat inovasi, serta mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Dengan bekerja sama, ASEAN dapat memastikan transformasi digital menjadi pendorong stabilitas, pertumbuhan ekonomi, inovasi, dan pembangunan berkelanjutan, sekaligus melindungi kepentingan bersama di dunia yang semakin saling terhubung,” katanya.

Ismail juga menilai implementasi tahun pertama ASEAN Digital Master Plan 2030 (ADM 2030) menjadi tonggak penting dalam memperkuat kerja sama digital di kawasan untuk lima tahun ke depan.

Menurutnya, ADM 2030 akan menjadi kerangka strategis yang membimbing ASEAN dalam mengantisipasi perkembangan teknologi sekaligus memastikan kawasan tetap adaptif terhadap perubahan lanskap digital.

“ADM 2030 akan menjadi kerangka kerja yang memastikan ASEAN siap menghadapi perkembangan teknologi baru dan mampu merespons perubahan lanskap digital secara efektif,” pungkasnya.

GCG BUMN
Jika diinginkan, saya juga dapat menyesuaikan gaya penulisan ini agar lebih menyerupai berita media bisnis seperti Kontan, Bisnis Indonesia, atau Antara. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories