JAKARTA (IndoTelko) - Lenovo memperkuat portofolio perangkat bisnisnya melalui lini ThinkPad yang menggabungkan ketahanan berstandar militer, sistem keamanan enterprise, serta dukungan produktivitas berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung kebutuhan kerja di berbagai sektor industri di Indonesia.
Perusahaan menegaskan bahwa ketahanan perangkat menjadi faktor penting dalam menjaga kelangsungan operasional bisnis, terutama di lingkungan kerja yang rentan terhadap kondisi ekstrem seperti debu, kelembapan tinggi, guncangan, hingga perubahan suhu.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Lenovo membekali lini ThinkPad dengan standar ketahanan militer MIL-STD 810H yang telah digunakan dalam pengujian sejak 2007. Standar ini mencakup berbagai skenario uji seperti paparan debu, kelembapan, getaran, hingga suhu ekstrem guna memastikan perangkat tetap dapat beroperasi dalam kondisi berat.
President Director Lenovo Indonesia, Budi Janto, mengatakan ketahanan perangkat menjadi fondasi penting bagi operasional bisnis modern yang membutuhkan perangkat andal di berbagai kondisi kerja.
Menurutnya, Lenovo juga mengusung pendekatan One Lenovo Solutions yang mengintegrasikan perangkat, infrastruktur, layanan, dan keamanan dalam satu ekosistem untuk mendukung transformasi digital perusahaan.
Pengujian ketahanan ThinkPad mencakup sejumlah simulasi ekstrem, mulai dari paparan badai debu, tingkat kelembapan tinggi, hingga uji jamur dalam jangka panjang. Perangkat juga diuji terhadap guncangan, getaran, serta kondisi transportasi berat untuk memastikan daya tahan dalam mobilitas tinggi.
Selain itu, ThinkPad dirancang untuk tetap beroperasi dalam rentang suhu ekstrem, termasuk lingkungan bersuhu sangat rendah maupun panas tinggi, serta mampu bertahan di area dengan tekanan udara rendah di ketinggian tertentu.
Ketahanan tersebut diimplementasikan dalam berbagai lini produk ThinkPad yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna profesional. Seri mobile workstation ditujukan untuk sektor konstruksi dan teknik, sementara ThinkPad X1 Carbon menyasar eksekutif dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan perangkat ringan namun tetap bertenaga.
Sementara itu, ThinkPad T Series difokuskan untuk kebutuhan operasional bisnis sehari-hari, dan ThinkPad X Series dirancang untuk pengguna yang membutuhkan perangkat ringkas dengan fleksibilitas tinggi di berbagai lokasi kerja.
Selain ketahanan fisik, Lenovo juga memperkuat aspek keamanan melalui platform ThinkShield yang mencakup perlindungan hardware hingga software. Sistem ini dilengkapi chip TPM 2.0, proteksi BIOS, secure boot, serta fitur self-healing BIOS untuk menjaga integritas sistem dari ancaman siber.
Perangkat ThinkPad juga telah mendukung standar keamanan Secured-core PC dari Microsoft yang dirancang untuk menghadapi ancaman tingkat lanjut di lingkungan enterprise.
Lenovo menegaskan bahwa kombinasi ketahanan, keamanan, dan ekosistem layanan terpadu tersebut diharapkan dapat membantu perusahaan menjaga produktivitas sekaligus memperkuat perlindungan data di era kerja modern yang semakin dinamis. (mas)