Citi Indonesia resmi adopsi AI, tingkatkan efisiensi dan produktivitas

07:06:00 | 15 Jun 2026
Citi Indonesia resmi adopsi AI, tingkatkan efisiensi dan produktivitas
JAKARTA (IndoTelko) - Citi resmi menghadirkan kemampuan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia sebagai bagian dari strategi transformasi digital perusahaan. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas karyawan, serta memperkuat layanan bagi nasabah di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Dengan peluncuran tersebut, Indonesia menjadi bagian dari jaringan global Citi yang telah mengimplementasikan teknologi AI di 87 negara dan yurisdiksi. Teknologi ini dapat dimanfaatkan oleh sekitar 180 ribu karyawan Citi di seluruh dunia, dengan rencana perluasan penggunaan AI yang akan terus dilakukan dalam berbagai lini bisnis perusahaan.

CEO Citi Indonesia, Batara Sianturi, mengatakan bahwa AI menjadi salah satu elemen penting dalam strategi jangka panjang perusahaan untuk mendukung operasional, meningkatkan layanan kepada klien, serta membentuk masa depan industri perbankan.

Menurutnya, implementasi AI menjadikan Citi Indonesia sebagai salah satu institusi perbankan di Tanah Air yang mulai memanfaatkan teknologi tersebut untuk memodernisasi proses kerja dan meningkatkan kelincahan organisasi dalam menjawab kebutuhan nasabah.

“Teknologi AI memungkinkan kami memperkuat kapabilitas organisasi sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada klien, khususnya bagi institusi yang memiliki kebutuhan transaksi lintas negara,” ujarnya.

Sebagai bagian dari implementasi tersebut, karyawan Citi Indonesia kini memiliki akses ke sejumlah perangkat berbasis AI yang dirancang untuk membantu pekerjaan sehari-hari. Salah satunya adalah Citi Stylus Workspaces, platform berbasis conversational AI yang mampu mendukung berbagai aktivitas seperti pengolahan dokumen, penyusunan ringkasan informasi, pencarian data, hingga penyimpanan riwayat percakapan.

Selain itu, Citi juga menghadirkan Citi Assist, asisten digital yang berfungsi membantu karyawan mengakses berbagai kebijakan dan prosedur internal perusahaan secara lebih cepat dan efisien. Platform ini dikembangkan untuk mendukung kepatuhan operasional sekaligus meminimalkan risiko dalam proses kerja.

Batara menambahkan, pemanfaatan AI tidak hanya bertujuan meningkatkan efisiensi internal, tetapi juga membuka peluang baru dalam menghadapi tantangan bisnis yang semakin kompleks.

“Melalui pemanfaatan AI, kami ingin memastikan karyawan dapat bekerja lebih produktif sehingga mampu memberikan layanan yang lebih baik, cepat, dan tepat kepada para klien,” katanya.

Ke depan, Citi berencana terus memperluas pemanfaatan AI di berbagai aspek operasional sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi perusahaan di era perbankan digital yang semakin kompetitif. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait