telkomsel halo

Kemkomdigi perkuat pengembangan talenta AI lewat kolaborasi ASEAN

05:06:00 | 07 Jun 2026
Kemkomdigi perkuat pengembangan talenta AI lewat kolaborasi ASEAN
JAKARTA (IndoTelko) - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama ASEAN Foundation memperkuat kolaborasi dalam pengembangan talenta digital melalui program ASEAN AI Ready. Inisiatif ini ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap keterampilan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) sekaligus meningkatkan kesiapan sumber daya manusia menghadapi transformasi digital di kawasan ASEAN.

Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara ASEAN Foundation dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemkomdigi di Jakarta.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, mengatakan penguasaan teknologi AI akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan daya saing negara di masa depan. Karena itu, menurutnya, negara-negara ASEAN perlu memperkuat kolaborasi untuk mempercepat pengembangan talenta digital dan mendorong pemanfaatan AI secara lebih luas.

Menurut Nezar, kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem pengembangan AI di kawasan, khususnya dalam bidang peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penguatan riset teknologi.

“Negara-negara ASEAN menghadapi tantangan yang serupa dalam pengembangan AI. Melalui kolaborasi kawasan, kita dapat mempercepat peningkatan kapasitas talenta digital sekaligus memperkuat daya saing ekonomi digital ASEAN,” ujarnya.

Ia menambahkan, program ASEAN AI Ready tidak hanya berfokus pada peningkatan literasi teknologi, tetapi juga mendorong masyarakat agar mampu menciptakan inovasi dan solusi berbasis AI yang memberikan manfaat nyata bagi berbagai sektor.

Salah satu contoh hasil pengembangan talenta digital tersebut terlihat dari keberhasilan mahasiswa Institut Teknologi Bandung yang memenangkan AI Ready ASEAN Youth Challenge melalui pengembangan NOAH AI, sebuah aplikasi berbasis kecerdasan artifisial untuk mendukung manajemen kebencanaan.

Sementara itu, Direktur Eksekutif ASEAN Foundation, Piti Srisangnam, mengungkapkan bahwa program AI Ready ASEAN telah menjangkau lebih dari 5,3 juta masyarakat Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Aceh hingga Papua.

Menurutnya, program tersebut kini memasuki fase kedua yang akan berlangsung hingga 2028 dengan fokus memperluas dampak dan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan teknologi AI.

“Kami akan terus mendorong pemberdayaan masyarakat agar siap menghadapi transformasi digital dan mampu memanfaatkan peluang yang dihadirkan oleh perkembangan AI,” katanya.

GCG BUMN
Melalui kolaborasi ini, pemerintah berharap Indonesia dapat semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pengembangan talenta digital di kawasan ASEAN. Selain mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia, program ini juga diharapkan dapat memperluas pemanfaatan teknologi AI di sektor pendidikan, dunia usaha, layanan publik, hingga pengembangan inovasi berbasis teknologi yang berkelanjutan. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories