Telkomsel bangun ekosistem desa berdaya saing

07:09:00 | 03 Jun 2026
Telkomsel bangun ekosistem desa berdaya saing
JAKARTA (IndoTelko) - Telkomsel kembali menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Baktiku Negeriku 2026 sebagai bagian dari komitmen mempercepat pemberdayaan masyarakat desa melalui pemanfaatan teknologi digital dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

Program tersebut digelar di Desa Balegede, Kabupaten Cianjur, pada 21-23 Mei 2026 dan akan berlanjut di Desa Bayu, Kabupaten Banyuwangi, pada 11-13 Juni 2026. Pada penyelenggaraan tahun ini, Telkomsel memperkuat keterlibatan karyawan melalui pendekatan Employee Volunteering Program (EVP) yang menempatkan mereka sebagai mentor dan pendamping masyarakat.

Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan Baktiku Negeriku menjadi salah satu upaya perusahaan untuk menghadirkan manfaat sosial berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, dan karyawan dapat mempercepat proses pemberdayaan karena memungkinkan transfer pengetahuan dan pengalaman secara langsung kepada komunitas yang membutuhkan.

Program ini sejalan dengan agenda pembangunan nasional yang mendorong penguatan ekonomi dari tingkat desa. Melalui berbagai inisiatif yang dijalankan, Telkomsel berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperluas akses teknologi digital, serta mendukung pengembangan usaha produktif berbasis potensi lokal.

Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, Baktiku Negeriku 2026 memberikan peran yang lebih besar kepada karyawan Telkomsel sebagai fasilitator dalam berbagai kegiatan pemberdayaan. Mereka terlibat dalam pendampingan literasi digital, pengembangan usaha mikro dan kecil, hingga pemanfaatan teknologi untuk sektor pertanian dan pariwisata.

Selain itu, program ini juga mendorong keterlibatan generasi muda desa sebagai local champion yang diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan di wilayahnya masing-masing. Mereka dilibatkan sejak tahap perencanaan hingga implementasi program agar keberlanjutan inisiatif dapat terus terjaga.

Sejumlah kegiatan utama yang dijalankan dalam Baktiku Negeriku 2026 meliputi pengembangan Integrated Farming Demonstration Plot, Creative Tourism berbasis ekonomi sirkular, pembangunan Telkomsel Creative Digital Center sebagai pusat literasi digital, serta berbagai pelatihan dan edukasi untuk masyarakat.

Melalui berbagai program tersebut, Telkomsel berharap dapat meningkatkan kemampuan digital masyarakat desa, memperluas peluang usaha, serta mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan ekonomi.

Di sisi lain, inisiatif ini juga memperkuat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan sektor swasta dalam membangun ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan. Tidak hanya menyediakan akses teknologi, Telkomsel juga menghadirkan pendampingan, penguatan kapasitas, dan dukungan infrastruktur yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal.

Keberlanjutan program Baktiku Negeriku menjadi bagian dari upaya Telkomsel untuk memperluas dampak sosial di berbagai daerah. Program yang telah berjalan selama beberapa tahun tersebut dinilai berhasil memberikan kontribusi terhadap peningkatan literasi digital, penguatan ekonomi masyarakat, serta partisipasi sosial di sejumlah wilayah Indonesia.

Melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis teknologi, Telkomsel berharap dapat membantu menciptakan desa yang lebih mandiri, adaptif, dan memiliki daya saing dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital. (mas)

Artikel Terkait